Senin, 13 April 2026

Aksi Begal

6 Orang Begal Tega Tebas 2 Jari Korbannya Di Warteg Kawasan Matraman

6 Orang Begal Tega Tebas 2 Jari Korbannya Di Warteg Kawasan Matraman. Simak selengkapnya di dalam berita ini.

Penulis: Rangga Baskoro |
instagram
Begal sepeda motor tertangkap kamera sedang beraksi di dekat Gandaria City, Jalan Sultan Iskandar Muda, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (15/5/2019) dinihari. 

AKSI gerombolan begal di kawasan Matraman semakin beringas. Baru-baru ini, dua jari seorang korban putus lantaran dibacok 6 orang begal saat bersantap di satu Warteg, Jalan Utan Kayu Utara, Kecamatan Matraman.

Seorang pegawai warteg, Nilam (28) menceritakan peristiwa itu terjadi pada Rabu (8/1/2020) lalu, sekira pukul 03.00 WIB, ketika korban sedang makan di warung tersebut.

"Pas pelaku masuk korban lagi main handphone. Pelakunya itu enam orang, naik tiga motor boncengan," kata Nilam di Matraman, Jakarta Timur, Jumat (10/1/2020).

VIDEO : Viral, Detik-Detik Begal Rampas Motor Wanita di Bengkulu

Dua dari enam orang pelaku tiba-tiba langsung masuk warteg dan memaksa korban menyerahkan gawainya. Mereka pun menghujamkan celurit yang dibawanya ke arah korban.

Hal tersebut membuat para penjaga warteg kabur ke belakang. Korban jadi satu-satunya orang yang disasar para pelaku lantaran ia hanya seorang diri saja saat peristiwa itu terjadi.

"Korbannya langsung diserang di dalam, kena luka di bagian leher, pundak, sama jari tangannya. Tapi korban juga sempat diseret keluar," ujarnya.

Dia menuturkan seorang pengendara ojek online yang melintas di lokasi semangat berupaya menolong korban namun gagal.

"Pas pelaku kabur bawa handphone korban, ada ojek online yang mau nolong. Mau ditabrak pakai motor, tapi pelaku menghindar," tuturnya.

Pengakuan Korban dan Perekam Aksi Begal di Bengkulu, Saya Pasrah, Beruntung Pelaku Fokus Rebut Motor

Nilam menyebut luka bacok celurit yang dialami korban mengakibatkan dua jariny harus diamputasi. Parahnya luka yang dialami korban terlihat dari banyaknya bercak darah korban di lantai warteg..

"Katanya sih jari korbannya diamputasi begitu, tapi saya enggak tahu juga. Memang pas kejadian di sini (Warteg) banyak darah," lanjut Nilam.

Pegawai warteg lainnya, Aisyah (18) membenarkan bila parahnya luka yang diderita membuat dua jari korban diamputasi.

"Pas hari kejadian polisi datang tiga kali, pagi, siang, sama sore. Selain di amputasi kata polisi luka di bagian leher juga parah," kata Aisyah.

Warteg yang jadi lokasi pembegalan di Jalan Utan Kayu Utara, Kecamatan Matraman.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved