Jumat, 10 April 2026

motogp

Marc Marquez Galau Tak Bisa Lampiaskan Hobi

Pebalap andalan Repsol Honda, Marc Marquez, saat ini sedang galau. Sebab, dia kemungkinan tak bisa melampiaskan hobinya bersepeda.

Penulis: Valentino Verry | Editor: Valentino Verry
Twitter
Marc Marquez meranyakan gelar juaranya usai mengunci kemenangan di GP Thailand (6/10/2019). 

Pebalap andalan Repsol Honda, Marc Marquez, saat ini sedang galau. Sebab, dia kemungkinan tak bisa melampiaskan hobinya bersepeda di ajang Vuelta a Espana pada pertengahan tahun 2020 di Spanyol.

Berdasarkan ulasan Corse Di Moto, kecintaan Marquez pada ajang balap sepeda juga tak kalah besarnya dengan balap motor. Marquez pun menjadikan balap sepeda sebagai 'karier' keduanya selain MotoGP.

Marc Marquez dan adiknya, Alex Marquez.
Marc Marquez dan adiknya, Alex Marquez. (istimewa)

Bahkan sebelumnya, Marquez juga kedapatan mengikuti Oakley MTB Challenge di Girona pada Juni 2019. Pebalap berusia 26 tahun itu juga ingin kembali beraksi di lintasan dengan sepeda pada ajang Vuelta a Espana.

Namun, keinginan Marquez bisa jadi tertunda. Pasalnya, ajang tersebut akan digelar dari 16 Agustus hingga 6 September 2020. Bertepatan dengan dua seri balapan MotoGP, yakni GP Austria (14-16 Agustus) dan GP Inggris ( 28-30 Agustus).

Jadwal gelaran MotoGP tersebut bisa memupus kecintaan Marquez yang disebut akan ambil bagian di Vuelta a Espana 2020 dengan sponsornya. Tentunya hal ini sangat mengganjal di hati juara dunia MotoGP sebanyak enam kali itu.

Bahkan, Marquez dilaporkan telah bersiap dan menjalani latihan di Andorra. Menarik dinanti, apakah rider asal Spanyol ini lebih memilih membalap di MotoGP atau mencari jalan agar bisa berpartisipasi di ajang balap sepeda yang juga dicintainya.

Marquez pun mulai melempar kode mengenai kapan dirinya akan memutuskan untuk gantung helm alias pensiun dari MotoGP. MotoGP 2019 menjadi salah satu musim paling menakjubkan baginya selama berkompetisi di kelas balap tertinggi.

Marquez berhasil finis di posisi podium sebanyak 18 kali, 12 di antaranya adalah podium kampiun. Dari 19 balapan yang dijalani, Marquez hanya sekali meraih kegagalan yakni saat terjatuh pada MotoGP Americas 2019 yang berlangsung di Circuit of the Americas, Texas, Amerika Serikat (AS).

Selain gelar juara keenamnya di kelas tertinggi, Marquez juga berhasil mencatatkan rekor lainnya pada musim lalu. Dia menutup musim kompetisi 2019 dengan mengumpulkan total 420 poin. Jumlah tersebut menjadikan dia sebagai pembalap MotoGP pertama yang sukses meraih lebih dari 400 poin dalam satu musim.

Setelah berhasil mempertahankan gelar juara dunia dan tampil impresif sepanjang musim lalu, Marquez ternyata juga tidak bisa lepas dari pertanyaan "kapan akan pensiun?"

"Saya akan selalu bertarung untuk merebut gelar juara di sepanjang musim karier balap saya. Ketika saya tidak lagi mempunyai kesempatan untuk memenangi gelar juara dunia, maka itulah saatnya saya untuk pensiun," kata Marquez dilansir dari PaddockGP.

Pebalap yang identik dengan nomor 93 itu pun mengaku akan selalu menargetkan gelar juara dunia selama masih berkompetisi di ajang MotoGP.

"Sepertinya tidak masuk akal bertahan di kelas MotoGP hanya untuk balapan, saya akan selalu berusaha untuk meraih kemenangan dan gelar juara dunia," kata Marc Marquez.

Fakta menarik Marc Marquez:
* Marquez melewati Lewati rekor juara dunia kelas primer Grand Prix milik legenda Honda Mick Doohan (5 gelar). Hanya Giacomo Agostini (8) dan Valentino Rossi (7) yang memiliki gelar lebih banyak.

* Marquez menjadi pebalap termuda yang mampu mengoleksi enam gelar juara dunia MotoGP dengan 26 tahun dan 231 hari. Marquez juga menjadi pebalap termuda yang mampu merebut delapan gelar juara dunia Grand Prix.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved