Berita Video
VIDEO: Banjir Surut, Warga Perum Pondok Gede Permai Mulai Bersih-bersih
"Air bersih ya (yang dibutuhkan) sama makanan. Terutama air bersih sih dibutuhkan banget karena buat bersih-bersih rumah sama mandi," ucap Dede
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Ahmad Sabran
Warga Perumahan Pondok Gede Permai, Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi mengeluhkan pemerintah setempat tak menyediakan tenda pengungsian maupun area Mandi Cuci Kakus (MCK).
Tak hanya itu, dapur umum untuk warga juga tak disediakan.
"Dari pemerintah belum ada, hanya ada dari swasta sama swadaya masyarakat aja. Bawain logistik makanan," kata Junaidi (58) Ketua RT 08 RW 10 Perum Pondok Gede Permai, Kamis (2/1/2020).
Junaidi menyayangkan sikap pemerintah yang tidak cepat tanggap dalam memberikan bantuan bagi warga di kawasan Perumahan Pondok Gede Permai. Padahal, banjir di lokasi ini cukup parah dengan ketinggian enam meter.
"Daerah ini ketinggian banjirnya paling parah, tapi malah bantuan minim bangat," keluh dia.
Semalam para warga tidur di Gudang Logistik milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat. Untuk makan warga membeli sendiri hingga mengandalkan bantuan relawan dari swasta.
"Beli sendiri (makanan), kadang suka ada dari relawan ngasih," ucap dia.
Dede Irawan Gunawan (27) warga setempat juga mengeluhkan hal serupa. Selain tenda pengungsian dan logistik, juga ketersediaan air bersih sangat dibutuhkan.
Sebab, pasca banjir bandang yang menimpa rumah mereka sejak Rabu (1/1/2020) pagi hingga Kamis (2/1/2020) siang dirinya belum juga mandi.
"Air bersih ya (yang dibutuhkan) sama makanan. Terutama air bersih sih dibutuhkan banget karena buat bersih-bersih rumah sama mandi," ucap Dede
MCK untuk mandi maupun untuk membuang kotoran juga sangat dibutuhkan. Karena hingga saat ini tidak adanya MCK.
"MCK engga ada nih, kita bingung mau buang air. Saya mau berak aja ditahan-tahan," paparnya.
Sebelumnya diberitakan, puluhan mobil terguling dan saling tertumpuk pasca banjir yang melanda Perumahan Pondok Gede Permai, Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, pada Kamis (2/1/2020).
Pantauan Wartakota, mobil-mobil itu tertumpuk dua bahkan tertumpuk hingga lima mobil.
Mobil-mobil itu juga ringsek hingga bagian kacanya pecah. Saat ini belum terlihat mobil-mobil itu dievakuasi oleh pemilik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/sisa-banjir-di-pondok-gede.jpg)