Banjir Jakarta
Sempat Diberitakan Meninggal, M Ali Warga Cipinang Melayu Ditemukan Selamat
Upayanya baru membuahkan hasil setelah 13 jam terjepit di antara kasur dan plafon dengan ketinggian banjir sekira 2-3 meter di dalam kamar.
Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Murtopo
Laporan Wartawan Wartakotalive.com Rangga Baskoro
Warta Kota, Makasar -- Diberitakan bahwa 2 orang warga Cipinang Melayu meninggal akibat terdampak banjir. Mereka yakni Siti Hawa (72) dan M Ali (80).
Mereka berdua merupakan pasutri yang terendam saat banjir melanda kawasan tersebut.
Anak Siti Hawa yakni Liana (59) membenarkan bahwa ibunya telah tiada lantaran meninggal akibat mengalami hipotermia saat terjebak banjir.
Namun demikian, ayahnya selamat dan berhasil dievakuasi.
"Yang meninggal Ibu saya saja, kalau Bapak sih Alhamdulillah selamat," kata Liana di posko pengungsian, Universitas Borobudur, Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, Kamis (2/1/2020).
• Banjir di Jalan Samanhudi Jakarta Pusat Dijadikan Kolam Renang Dadakan oleh Anak-anak
Ia menceritakan bahwa kedua orang tuanya memang tinggal hanya berdua di rumah.
Sementara anak-anaknya tinggal di RT yang berbeda.
Kala itu, Senin (1/1/2020), setelah perayaan tahun baru, keduanya tidur di kamar.
Hingga kemudian banjir tiba-tiba merangsek masuk ke dalam rumah pada pukul 02.00 WIB.
"Banjirnya itu deras, airnya kencang, jadi Bapak sama Ibu kaget. Air cepat masuknya. Tiba-tiba sudah tinggi saja," katanya.
• Ridwan Kamil dan Ramhat Effendi Tinjau Banjir di Komplek Kartini Bekasi
Oleh sebab itu pasangan lansia tersebut tak sempat menyelamatkan diri dari dalam kamar lantaran ketinggian air telah mencapai 2 meter ketika mereka tersadar.
Padahal keduanya masih dalam kondisi sehat dan tak memiliki riwayat penyakit berat.
"Kasurnya Bapak kan diplastikin, jadi pas air masuk kasurnya ngambang. Nah Bapak sama Ibu itu di atas kasur. Tapi karena kaget, jadi ibu jatuh dari kasur terus kerendem air," ucap Liana.
Ali yang telah berumur berupaya untuk menyelamatkan istrinya.
• Jakarta Dikepung Banjir, Begini Komentar Bintang Persija Jakarta Riko Simanjuntak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/m-ali-80-warga-cipinang-melayu-yang-dikabarkan-meninggal-akibat-hipotermia.jpg)