Perang Diskon Akhir Tahun, YLKI : Waspadai Jebakan Betman Pesta Diskon
Perang Diskon Akhir Tahun, YLKI : Waspadai Jebakan Betman Pesta Diskon
Jelang malam pergantian tahun, beragam diskon atau potongan harga hingga bonus pembelian kian gencar ditawarkan.
Tidak hanya sebatas toko ritel di pusat perbelanjaan, perang diskon juga dilakukan vendor toko online.
Pesta diskon pun bukan hanya menawarkan berbagai potongan harga yang sangat tinggi, tetapi juga diiringi dengan berbagai strategi pemasaran lainnya.
Strategi tersebut di antaranya beli dua gratis satu, beli tiga gratis satu dan lainnya.
Peristiwa tersebut diungkapkan Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi harus diantisipasi dengan cermat.
Sehingga, masyarakat selaku konsumen tidak terjebak hingga mengalami kerugian atas iming-iming diskon yanv ditawarkan.
"Peristiwa tutup tahun oleh para pebisnis yang bergerak di sektor retail khususnya fashion, lazimnya diwarnai dengan 'pesta diskon', waspadai jebakan betmen (akal-akalan)," ungkap Tulus.
"YLKI menghimbau agar konsumen tetap kritis dan waspada terhadap pesta diskon dimaksud," tambahnya
Sebab, perang diskon yang ditawarkan menurutnya akan memicu perilaku konsumtif pada masyarakat.
• Sambut Liburan Natal dan Tahun Baru, Maskapai Citilink Kasih Diskon 10-30 Persen Catat Periodenya!
• Shopee Perketat Tindakan Oknum yang Memainkan Harga Saat Promo Diskon
• Rabbani Diskon 50 Persen Seluruh Produk Hingga Akhir Desember 2019
"Pada akhirnya pesta diskon tersebut salah-salah menggerus kantong kita. Paradigma konsumen menjadi konsumtif, membeli sesuatu yang tidak dibutuhkan," jelasnya.
Selain itu, menurutnya, diskon yanv ditawarkan selama momen tertentu seperti hari besar keagamaan hingga Tahun Baru bukan hal yang baru.
"Pesta diskon sejatinya bukan hal yang baru, sebab pesta diskon setiap hari juga diberikan oleh retailer fashion di semua super market," tambahnya.
Tulus menegaskan kepada masyarakat untuk mewaspadai diskon khususnya produk pakaian.
Sehingga masyarakat tidak merugi apabila membeli pakaian yang apkiran atau cacat, usang dan lainnya.
• VIDEO: Pengunjung Ancol Bisa Parkir di Kemayoran saat Malam Tahun Baru
• Malam Tahun Baru, PT KCI Tambah Commuter Line dan Buka Layanan Sampai Pukul 03.00 WIB
• Malam Tahun Baru 2020, Monas Tambah Jadwal Pertunjukan Video Mapping dan Air Mancur Menari
"Pesta diskon juga harus kita waspadai, sebab alih-alih kita mendapatkan produk fashion yang levelnya apkiran, model yang sudah usang, dan bahkan fashion yang mempunyai cacat tersembunyi," ungkap Tulus.
"Maksud hati meraih diskon bejibun (banyak), tetapi ending-nya (akhir) malah konsumen merugi. Jangan sampai konsumen gigit jari," tutupnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/tulus-abadi-ylki_20180401_135026.jpg)