Pembunuhan
Nama Terungkap, Teka-teki Pembunuhan Mayat Dalam Karung Mulai Terang
Nyawa korban melayang gara-gara dihabisi oleh rekan bisnisnya menggunakan pacul, dan mayatnya dibuang.
Mayat dalam karung yang ditemukan di Kampung Kroncong RT 04 / RW 01, Desa Kramat, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, pada Senin (16/12), akhirnya diketahui namanya.
Seiring dengan itu, teka-teki pembunuhan korban pun mulai terungkap.
Korban diketahui bernama Diran, pemuda berusia 21 tahun asal Kampung Gaga Desa Kiara Payung, Pakuhaji.
Malang memang nasib yang menimpa Diran. Nyawanya melayang gara-gara dihabisi oleh rekan bisnisnya.
"Ada dua pelaku yang merupakan teman korban. Mereka membunuhnya dengan menggunakan pacul, kemudian mayatnya dimasukan ke karung," ujar Kasubag Humas Polrestro Tangerang, Kompol Abdul Rachim kepada Warta Kota, Minggu (29/12/2019).
Peristiwa pembunuhan tersebut berlangsung oada Minggu (15/12/2019). Mayat korban ditemukan pada keesokan harinya, yang membuat warga Desa Kramat gempar.
Kesal ditagih
"Pelaku menghabisi nyawa korban karena tidak terima selalu ditagih keuntungan, dari bisnis miras (minuman keras) yang sudah dua bulan mereka jalankan," kata Abdul Rachim.
Pelakunya berinisial A (31) dan K (23). Mereka ditangkap di Pakuhaji pada Sabtu (28/12/2019).
"Ada sejumlah barang bukti yang kami amankan," kata Rachim.
Di antaranya karung berisi tanah yang diikat tali tambang, kaos korban, pacul, dan sepeda motor milik korban. Saat ini korban pun langsung ditahan di Mapolrestro Tangerang.
Saat ditemukan, mayat itu dalam posisi tertelungkup, tidak mengenakan celana, dan dibanduli batu.
"Akibat perbuatannya tersebut pelaku dijerat Pasal 365 KUHP yang ancaman hukumannya 15 tahun kurungan penjara," tandas Abdul Rachim.
• BREAKING NEWS: Mayat dalam Karung Korban Pembunuhan Gegerkan Warga Tangerang
• Mayat Pria Dalam Karung Dengan Kondisi Tak Pakai Celana dan Tubuhnya Diganduli Batu Belum Dikenali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/mayat-dalam-karung-korban-pembunuhan-gegerkan-warga-tangerang161.jpg)