Transportasi Jakarta
Data Pemumpang Bus Nanti Bakal Dimanifestasikan Setelah Peluncuran E-Ticketing
Sistem yang diberi nama 'Jacket Bus' tersebut merupakan sebuah aplikasi di mana para calon penumpang bus
Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Dian Anditya Mutiara
DIREKTUR Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiadi bersama Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo dan Kepala BPTJ Bambang Prihartono melakukan soft launching sistem e-ticketing.
"Kami kerja sama dengan BPTJ dan Dishub DKI untuk membangun sistem e-ticketing yang lebih baik di terminal-terminal yang ada di indonesia. Memang belum besar," kata Budi di Teminal Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (21/12/2019).
Sistem yang diberi nama 'Jacket Bus' tersebut merupakan sebuah aplikasi di mana para calon penumpang bus, terutama di Terminal Pulo Gebang, bisa melakukan pembayaran non-tunai tanpa harus pesan tiket di terminal keberangkatan secara manual.
Sedangkan Syafrin menjelaskan 'Jacket Bus' bakal diberlakukan di seluruh terminal yang ada di Jakarta. Pilot project-nya sendiri merupakan Terminal Pulo Gebang yang didapuk sebagai terminal bus terbesar se-Asia Tenggara.
• Berseragam Sama Keren Seperti Pilot, Sopir Bus di Terminal Pulogebang Kini Lebih Percaya Diri
"Harapannya nanti masyarakat yang mau pakai Bus AKAP, dapat memakai aplikasi ini untuk pemesanan dan pembelian tiket," ucap Syafrin.
Sama seperti pemesanan kereta api dan pesawat, calon penumpang yang telah melakukan pembayaran tiket akan menerima email yang mencantumkan kode booking.
Kode tersebut berfungsi untuk pencetakan tiket di terminal keberangkatan penumpang tersebut.
Meski telah melakukan pembayaran secara online, masyarakat tetap harus mencetak tiket sebelum bus diberangkatkan.
Selain itu, e-ticketing juga berfungsi sebagai sarana mengontrol jumlah penumpang yang diangkut melalui terminal tersebut.
"Kami sudah siapkan sistem aplikasinya. Jadi boarding pass tersebut nanti bisa jadi kontrol yang mengacu kepada payment area. Nantinya akan terdeteksi, siapa penumpang yang benar-benar berangkat dari area keberangkatan," katanya.
Data para penumpang nantinya dimanifestasikan sehingga mereka bakal terlindungi secara jelas saat melakukan perjalanan.
"Jaket bus ini jadi satu bagian dari sistem yang dikembangkan Pemprov Jakarta yaitu Jakarta Temrinal Integrated Area System di mana nantinya setelah penumpang cek in, data mereka akan masuk database informasi penumpang yang berangkat. Ada manifest busnya," ucap Syafrin.
Sopir bus juga diharuskan untuk mengambil manifes penumpang agar data yang ada dalam sistem informasi sama seperti penumpang yang melakukan keberangkatan.
Launching Rute Baru
Selain melakukan soft launching aplikasi 'Jacket Bus', Ditjen Perhubungan Darat juga melakukan launching rute baru, yakni Joglo Semar (Joglo-Jogjakarta-Solo-Semarang) dan rute jalur Trans Sumatera.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/launching-jacket-bus11.jpg)