Artis

Kisah Pasangan Cynthia Lamusu dan Surya Saputra dalam Membesarkan Anak Kembar Lahir Prematur

Kisah Pasangan Cynthia Lamusu dan Surya Saputra dalam Membesarkan Anak Kembar Lahir Prematur. Rutin lakukan pengecekan

Penulis: Arie Puji Waluyo | Editor: Wito Karyono
instagram
surya saputra, cynthia lamusu dan anaknya. Mereka berjuang membesarkan anak kembarnya yang lahir prematur 

Penyanti Cynthia Lamusu (41) butuh perjuangan untuk membesarkan anak kembar mereka, yang lahir prematur medio 19 November 2016.

Tiga tahun berjalan, Cynthia Lamusu mengaku harus rutin melakukan pengecekan untuk kedua anaknya, yakni Ataya Tatjana Aisyah Putri dan Atharva Bimasena Saputra.

"Jadi kalau bayi prematur harus lakukan screening banyak sekali, karena itu yg harus dilakukan. Itu yang saua selalu sampaikan ketika sharing ke banyak orang," kata Cynthia Lamusu yang ditemui di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (21/12/2019).

Delapan Tahun Menanti, Cynthia Lamusu dan Surya Saputra Akhirnya Dapat Momongan, Kembar Pula

Ini Arti Nama Anak Kembar Cynthia Lamusu dan Surya Saputra

Cynthia menambahkan bahwa apa yang ia sampaikan tersebut adalah buah dari konsultasinya dengan banyak dokter, yang mengharuskan ia tak menunda untuk rutin melakukan pengecekan anak-anaknya.

Tujuannya adalah bagaimana istri Surya Saputra itu tahu apakah ada yang bermasalah atau tidak organ-organ tubuh anak-anaknya.

"Bayi yang sebenarnya waktu lahir itu belum saatnya, belum matang dengan sempurna. Sehingga perlu dilakukan pengecekan agar bisa tahu ada masalah atau tidak," ucapnya.

VIDEO : Satu Mobil Meledak Saat Angkut 30 Liter Bensin di Cileungsi, Begini Faktanya

Personil grup vokal Be3 itu tak menampik kalau anak lelakinya, memiliki kekurangan dalam pengelihatannya, usai melakukan pengecekan dua minggu setelah lahir.

"Salah satunya adalah screening mata yang penting. Alhamdulilah screenig mata Tatyana dan Bima di usia 2 minggu, Tatyana tidak apa-apa tapi, Bima yang terdeteksi alami Retinopati prematuritas (ROP)," jelasnya.

"Itu kondisi dari resiko yang terjadi bila bayi prematur. Tapi tidak semua bayi prematur kena ROP," tambahnya.

Lengkap Daftar Penutupan Jalan Saat Dishub DKI Tutup Jalan Jelang Malam Pergantian Tahun Baru 2020

Retinopati prematuritas (ROP) adalah kelainanmata bayi prematur yang terjadi, akibat pembuluh darah yang baru terbentuk di lapisan retina berhenti berkembang.

"Untuk Bima ROP bukan yang biasa, tapi ROP jenis lebih aktif," ungkapnya.

Lebih lanjut, Cynthia Lamusu beruntung bahwa penyakit yang diderita Bima bisa diketahui lebih cepat. Sehingga ia dan Surya bisa cepat mengatasinya.

Takut Diputusin Pacar, Wanita Muda di Bekasi Rela Jadi Kurir Narkoba

"Tapi alhamdulillah karena screening tepat waktu, sehingga hal hal yg tidak diinginkan tak terjadi. Karena kalau tidak ditindak segera resiko kebutaan. Sekarang ya Bima pakai kacamata tapi kondisinya sehat," ujar Cynthia Lamusu. (Arie Puji Waluyo/ARI).

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved