Pendakian Gunung Gede-Pangrango Ditutup 3 Bulan Mulai Akhir Tahun 2019 Sampai Maret 2020

Gunung Gede Pangrango ditutup untuk pendakian mulai 31 Desember 2019 sampai 31 Maret 2020 untuk pemulihan ekosistem.

Pendakian Gunung Gede-Pangrango Ditutup 3 Bulan Mulai Akhir Tahun 2019 Sampai Maret 2020
Kompas.com/Budiyanto
PEMANDANGAN gususan gunung Gede Pangrango lereng selatan dilihat dari Selabintana, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (1/6/2018). Dari kiri ke kanan, gunung Gumuruh, Gede, Pangrango, dan Masigit. 

Gunung Gede Pangrango ditutup untuk pendakian mulai 31 Desember 2019 sampai 31 Maret 2020 untuk pemulihan ekosistem.

Langkah penutupan ini rutin dilakukan pengelola Taman Nasional Gunung Gede Pangrango untuk memulihkan ekosistem hutan-gunung, terutama di sekitar jalur pendakian.

Pengelola Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) Jawa Barat menutup aktivitas pendakian terhitung dari 31 Desember hingga 31 Maret 2020.

Cek Aliran Air, Patugas Gunung Gede Pangrango Kembali Temukan Sarang Elang Jawa

Penutupan kunjungan wisata itu untuk memulihkan ekosistem di kawasan konservasi seluas 24.270,80 hektar tersebut.

Sepanjang tahun, gunung yang terletak di kawasan Puncak, Jawa Barat itu tergolong ramai pendaki.

Pengelola membatasi kuota pendaki maksimal 600 orang per hari dan hampir selalu penuh sepanjang tahun, terutama pada akhir pekan dan hari libur nasional.

Petugas Humas Balai Besar TNGGP Ade Bagja Hidayat mengatakan, selain agenda rutin tahunan, penutupan TNGGP untuk umum sebagai cara untuk memberikan kesempatan alam “beristirahat” sejenak.

“Alam butuh napas. Kita harus memberikan kesempatan untuk berisitirahat sejenak sebagai upaya pemulihan eksosistem kawasan,” kata Ade, saat dihubungi Kompas.com, Jumat (20/12/2019).

Anak burung Garuda lahir di Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango (TNGP).
Anak burung Garuda lahir di Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango (TNGP). (youtube TNGP)

Lagi pula, kondisi cuaca saat ini terbilang ektrem sehingga penutupan dilakukan juga untuk mengantisipasi hal yang tidak diharapkan yang bisa menimpa pendaki.

Izin 600 Pendaki Gunung Gede Pangrango untuk Jumat Hingga Minggu Dibatalkan

“Kita selalu dapat laporan terbaru dari pihak BMKG, dan kita melihat saat ini cuacanya sedang ektrem, terutama di atas (puncak), hujan deras dan angin kencang,” ujar dia.

Selama penutupan, pihak pengelola akan melakukan penataan jalur dan perbaikan sarana dan prasarana, termasuk menggelar operasi bersih di sepanjang jalur pendakian dan tempat kemah.

Sebab, ternyata masih saja ada oknum pendaki yang membuang sampah sembarangan di dalam kawasan konservasi.

Hamparan bunga edelweis di Taman Nasional Gunung Gede, Jawa Barat.
Hamparan bunga edelweis di Taman Nasional Gunung Gede, Jawa Barat. (blogspot.com)

Guna mengantisipasi pendakian ilegal yang memaksa masuk ke dalam kawasan konservasi, pihaknya akan meningkatkan pengawasan mulai dari pos masuk serta patroli di sejumlah jalur pendakian.

“Kita libatkan juga para relawan, termasuk masyarakat di sekitar hutan untuk turut bersama-sama menjadi kelestarian alam Gede Pangrango ini,” ucap Ade.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Alam Butuh Istirahat, Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup 3 Bulan", https://regional.kompas.com/read/2019/12/20/09303941/alam-butuh-istirahat-pendakian-gunung-gede-pangrango-ditutup-3-bulan?utm_source=dlvr.it&utm_medium=facebook.

Editor: Max Agung Pribadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved