Pemkot Tangerang Gagas Program Mandi Cuci Kakus Supaya Jangan Ada Lagi Warga BAB dan Nyuci di Kali
waktu itu kita bangunin MCK, tidak dipakai alasannya kudu bayar biaya kebersihan dan listriknya.
Pemerintah Kota Tangerang adalah terus membenahi wilayahnya.
Melalui Program Kampung Kita, selayaknya bukan hanya mengubah kampung menjadi lebih indah, cantik, dan nyaman, namun adalah juga mengubah peradaban dan gaya hidup masyarakat.
“Ini membentuk peradaban baru dan gaya hidup yaitu bersih dan sehat. Kalau bersih, tidak ada lagi yang nyuci di kali, buang air besar (BAB) di kali dan minum air kali,” ucap Wali Kota Tangerang, Arief Wismansyah, Jumat (20/12/2019).
Pernyataan itu adalah disampaikan Arief saat menghadiri acara Penilaian Lomba ‘Cakepin Bantaran Kali Aye.’ di Bantaran Kali Jalan KH Kilin, Kelurahan Batujaya. Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang.
Arief melanjutkan, penilain lomba ini adalah hasil tindak lanjut dari Forum Kota Sehat (FKTS) yang mendorong masyarakat ikut menjaga dan melestarikan kali yang merupakan bagian dari irigasi Sungai Cisadane.
“Maka saya mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat, nanti mudah-mudahan bisa menjadi destinasi wisata kampung baru yang ada di Kota Tangerang,” ujarnya.
Mengingat bantaran kali yang menjadi sumber kehidupan warga, Pemkot Tangerang sendiri sedang menggagas Program MCK. Program ini nantinya membantu masyarakat kurang mampu, untuk memiliki MCK yang layak dan tidak merusak lingkungan tanpa dipungut biaya atau gratis.
“Kita sedang gagas Program MCK, karena waktu itu kita bangunin MCK, tidak dipakai alasannya kudu bayar biaya kebersihan dan listriknya. Sekarang rencananya listrik dan airnya akan kita biayai, kami siap memfasilitasi kepentingan warga,” tutur Arief.
Hasil swadaya
Sementara itu, Camat Batuceper, Nurhidayatullah menerangkan, bebenah bantaran kali yang dilakukan warganya adalah hasil swadaya masyarakat.
“Ini hasil kerja keras warga RW 05 dan 06, yang bersama FKTS bahu membahu menata lingkungan. Kedepan sesuai arahan Wali Kota, kita akan bangun tidak hanya bantarannya aja yang cakep tapi didorong ke dalam hingga gang-gang rumah warga dengan Program Dana Desa yang ada,” kata Nurhidayatullah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/program-kampung-kita-pemkot-tangerang.jpg)