15 Laporan Penemuan Ular Kobra di Depok, 12 Ular Berhasil Ditangkap, 4 Warga Kena Gigitan

Dari data yang dimiliki Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok, tercatat empat warga Depok yang terpatuk ular berbisa tersebut.

Penulis: Vini Rizki Amelia |
Warta Kota/Muhammad Azzam
Ilustrasi Petuga sedang mencari ular kobra di sekitar tanah kosong di Perumahan Kelurahan Durenjaya, Bekasi, Minggu (15/12/2019). 

Dari 15 Laporan Penemuan Ular Kobra di Depok, Petugas Hanya Berhasil Menangkap 12 Ular.

Hampir dua minggu sudah Kota Depok ramai dengan kabar kemunculan ular Kobra yang merasuk ke daerah pemukiman warga.

Dari data yang dimiliki Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok, tercatat empat warga Depok yang terpatuk ular berbisa tersebut.

Ini Penyebab Banyak Ular Kobra Keluar dari Sarangnya, dan Berbagai Tips Hindari & Atasi Ular

Begini Cara dan Langkah Tangani Bisa Ular Kobra

"Salah seorang diantaranya adalah anak kecil berumur delapan tahun," kata

Komandan Pleton Operasional Pemadaman dan Penyelamatan DPKP Depok, Merdy Setiawan saat dihubungi wartawan, Rabu (18/12/2019).

Merdy mengatakan, dari awal Desember 2019 sampai hari ini ada sekitar 15 laporan warga yang diteror ular kobra, di mana 12 ular kobra lainnya berhasil ditangkap oleh anggota DPKP Depok.

Meski hanya dapat 12 ekor ular kobra yang ditangkap, tapi banyak juga ular yang ditangkap warga lalu dimatikan.

Pemkot Bekasi Diharapkan Lanjutkan Program KS-NIK Terintegrasi BPJS

Dari 15 laporan tersebut, tak semuanya membuahkan hasil sebab, begitu petugas sampai di lokasi, ular tersebut sudah tak ada di lokasi meski keberadaannya telah disisir petugas.

"Kemungkinan, ularnya sudah menjauh jadi lokasi yang kita sisir hanya perlintasan saja.

Karena ular kobra bukan jenis ular yang lama berdiam di satu tempat. Kalaupun terlihat paling untuk cari makan atau hanya melintas saja," papar Merdy.

Kondisi Terbaru Vidi Aldiano Setelah Operasi Pengangkatan Sel Kanker Ginjal, Begini Cerita Nino RAN

Ular kobra yang berhasil ditangkap sambung Merdi, ada yang dipelihara anggota dan ada juga yang diserahkan ke komunitas reptil.

Namun, yang paling banyak adalah ular yang kemudian diserahkan ke komunitas reptil .

"Sebenarnya banyak ular yang ditemukan. Tapi sudah dimatikan oleh warga, karena panik dan takut," kata Merdi

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved