Tips Mengemudi
Pemilik dan Pengemudi Kendaraan Bermotor Perlu Ekstra Perhatian Kala Berkendara di Musim Hujan
Masalahnya, hujan seringkali juga datang bersama banjir di sejumlah wilayah. Bagi pemilik mobil, banjir bisa berdampak pengeluaran bisa puluhan juta.
Kerusakan paling parah adalah water hammer.
Kondisi ini terjadi bila air masuk ruang pembakaran mesin.
Kondisi ini bisa mengganggu kinerja piston.
Lebih parah bila setang piston bengkok lalu menghamtam blok mesin.
Dalam kondisi ini, mesin harus diganti baru.
Biaya penggantian mesin paling sedikit Rp 50 juta.
Antisipasi
Untuk mencegah dampak yang mengharuskan pemilik kendaraan menghabiskan hingga puluhan juta rupiah, mau tidak mau harus menghindari banjir.
Bila terpaksa melewati genangan dengan ketinggian kurang setengah dari tinggi ban, pastikan kendaraan menggunakan perseneling dan kecepatan rendah. Jaga kendaraan tetap menyala sampai genangan terlewati.
Jika jalan raya sudah tergenang dengan ketinggian setengah tinggi ban atau lebih, maka pengemudi disarankan harus segera mematikan mesin, mencabut kunci kontak dan keluar dari mobil mencari tempat yang lebih tinggi dan aman.
Jika memungkinkan, segera mencabut kabel aki sebelum meninggalkan kendaraan.
Tujuannya untuk mencegah korslet yang bisa menimbulkan kerusakan lebih parah. Segera hubungi layanan derek untuk membawa mobil ke bengkel langganan atau bengkel terdekat
Perlindungan
Tidak kalah penting adalah memiliki perlindungan berupa asuransi kendaraan.
Antisipasi dilakukan dengan menyiapkan perlindungan asuransi terhadap kendaraan yang dimiliki, saat musim penghujan adalah satu hal penting untuk diperhatikan oleh para pemilik kendaraan agar bisa meminimalkan risiko kerugian yang mungkin terjadi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/dua-jam-hujan-lebat-landa-jakarta-timur-jalan-di-panjaitan-tergenang051.jpg)