INI Dia Sosok PNS Pertama di Indonesia, Jadi Pegawai Sejak 1940
Di balik ramainya penerimaan CPNS 2019, tak banyak yang tahu siapa sosok PNS pertama di Indonesia.
PENDAFTARAN CPNS 2019 akan memasuki masa pengumuman pelamar yang lolos seleksi administrasi.
Di balik ramainya penerimaan CPNS 2019, tak banyak yang tahu siapa sosok PNS pertama di Indonesia.
Ternyata, raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat dan pahlawan nasional Sri Sultan Hamengkubuwono IX adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS) pertama di Indonesia.
• Optimistis Polisi Ungkap Kasus Novel Baswedan, Kompolnas Yakin Tidak Ada Kejahatan yang Sempurna
Hal ini dibuktikan dengan diunggahnya foto kartu pegawai yang diunggah oleh akun Humas Pemerintah Daerah (Pemda) Daerah Isimewa Yogyakarta (DIY) pada 29 November lalu di Twitter.
Dalam foto unggahan tersebut tertulis Nomor Induk Pegawai (NIP) yang dimiliki oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX adalah 010000001, dan tahun menjadi pegawai pada tahun 1940.
Kartu tersebut disahkan oleh Kepala Badan Administrasi Kepegawaian Negara AE Manihuruk pada 1 November 1974.
Dikutip Tribunjogja.com dari laman Kratonjogja.id, Sri Sultan Hamengkubuwono IX memiliki peran penting dalam sejarah perjuangan berdirinya Indonesia.
Beliau pernah menjadi Menteri Negara dari era Kabinet Syahrir (2 Oktober 1946 - 27 Juni 1947) hingga Kabinet Hatta I (29 Januari 1948 s/d 4 Agustus 1949).
Pada kabinet Hatta II (4 Agustus 1949 s/d 20 Desember 1949) hingga masa RIS (20 Desember 1949-6 September 1950), beliau menjabat Menteri Pertahanan.
• Bonus untuk Atlet Peraih Medali di SEA Games 2019 Cair Besok
Sri Sultan Hamengkubuwono IX juga pernah menjabat sebagai Perdana Menteri di era Kabinet Natsir (6 September 1950-27 April 1951).
Hingga pada masa Orde Baru yang dipimpin Soeharto, beliau mengemban jabatan sebagai Wakil Presiden periode 1973-23 Maret 1978, lalu memutuskan mengundurkan diri.
Tak hanya berkarier di bidang politik, Sri Sultan Hamengkubuwono IX juga menjadi Bapak Pramuka Indonesia.
• Begini Suasana Klinik Dokter Timnas Indonesia Saat Laga Final Sepak Bola SEA Games 2019
Beliau bahkan mendapat medali Bronze Wolf dari organisasi resmi World Scout Committee (WSC), atas kiprahnya pada dunia kepanduan dunia.
2 Oktober 1988, saat sedang berkunjung ke Amerika Serikat, ia mengembuskan napas terakhir di George Washington University Medical Center.
Jenazahnya lalu dimakamkan di Kompleks Pemakaman Raja-raja Imogiri, Bantul, DIY.
• Evan Dimas Dicederai Pemain Vietnam, Ketua Umum PSSI: Itu Memang Strategi Mereka
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/pns-pertama-di-indonesia.jpg)