Berita Internasional
Mak Comblang ISIS Diusir dari Turki, Diduga Rekrut Remaja Perempuan Jadi Pengantin
Wanita asal Perancis dideportasi dari Turki karena diduga menjadi mak comblang ISIS untuk wanita di Suriah
Penulis: Dian Anditya Mutiara | Editor: Dian Anditya Mutiara
SEORANG wanita Prancis dituduh sebagai mak comblang ISIS telah dideportasi dari Turki ke negara asalnya
Wanita bernama Tooba Gondal pindah ke London sebagai mahasiswa.
Sebelumnya bahkan mengklaim Gondal punya tempat tinggal permanen Inggris.
Namun Home Office mengeluarkan perintah dengan pengecualian pada November lalu untuk melarangnya kembali ke Inggris.
Ibu dua anak ini belajar di Universitas Goldsmith di London dan dituduh bertindak sebagai mak comblang ISIS, diduga mengatur pernikahan untuk anggota termasuk pengantin ISIS Shamima Begum.
• Pengantin ISIS Shamima Ketakutan Dibunuh Teman Wanita yang Sakit Jiwa di Kamp Al-Roj
Deportasi adalah bagian dari dorongan pemerintah Turki untuk mengirim pejuang asing kembali ke negara asal mereka.
Gondal dideportasi bersama tiga wanita lain dan tujuh anak mereka.
Para wanita itu ditahan untuk diinterogasi hingga menghadapi tuduhan teror.
Sedangkan anak-anak mereka ditempatkan di panti asuhan.
Rekrut remaja perempuan
Gondal tinggal di Inggris sebelum bergabung dengan ISIS pada 2015.
Wanita ini diyakini telah merekrut remaja perempuan. Dia dilarang memasuki kembali Inggris.
Wanita berusia 25 tahun itu dituduh sebagai salah satu perekrut wanita terbaik ke jajaran ISIS.
Dikenal sebagai mak comblang ISIS, dia diduga mengatur pernikahan Shamima Begum yang melarikan diri dari rumahnya di Bethnal Green ke Suriah pada tahun 2015.
• Wanita Yazidi Budak Seks ISIS Ditahan Sampai Kelaparan, Sampai Tak Sadar Makan Bayinya
Pada bulan Oktober, Gondal menulis surat terbuka kepada Sunday Times dari kamp Ain Issa di Raqaa, Suriah utara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/wanita-mak-comblang-isis.jpg)