Selasa, 28 April 2026

Berita Depok

Ustadz Beben Meninggal Karena Jalan Berlubang di GDC, Sering Terjadi Kecelakaan

Yudi (40) yang merupakan salah seorang pedagang disekitara GDC mengatakan, rusaknya jalan di tempat biasa dirinya berjualan ini sudah ada sejak awal

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Ahmad Sabran
Warta Kota
Pengendara melewati Jalan rusak di Grand Depok City, Cilodong, Depok, dengan hati-hati agar tak terperosok ke lubang dan batu kerikil yang kerap membahayakan terlebih saat hujan, Selasa (10/12/2019). 

Peristiwa kecelakaan yang menimpa Anggraito Andarbeni atau Ustadz Beben di Grand Depok City (GDC) nyatanya tidak hanya terjadi sekali saja.

Dari penuturan warga sekitar, jalanan di komplek perumahaan tersebut sudah sering menimbulkan korban akibat rusaknya jalan yang penuh lubang.

Saat memasuki jalan GDC melalui jalan Kartini raya pengguna jalan sudah disambut dengan lubang-lubang yang cukup besar, krikil-krikil pecahan aspal juga menambah parah jalan tersebut.

Yudi (40) yang merupakan salah seorang pedagang disekitara GDC mengatakan, rusaknya jalan di tempat biasa dirinya berjualan ini sudah ada sejak awal tahun ini.

VIDEO: Polisi Tembak Mati Bandar Sabu di Cipayung, Barang Bukti 1,5 Kg

Tambal sulam yang dilakukan juga dinilai Yudi asal-asalan, sebab, tambal sulam tersebut akan kembali rusak terlebih memasuki musim penghujan seperti sekarang ini.

"(Jalan rusak) ini sih dah lama, semua orang Depok juga pasti tahu kalau jalanan di sini rusak, tapi ya emang kayak enggak niat gitu pengembangnya buat benerin," kata Yudi kepada Warta Kota, Selasa (10/12/2019).

"Jalan rusak di GDC ini sering banget tambel sulam kerjaanya gak bagus kalau musim hujan ya rusak lagi. Ini aja sudah dua bulan dari tambal sulam kalau hujan lubangnya ketutup air jadi pengendara tidak tau ada lubang," ujarnya kepada Warta Kota, Selasa (10/12/2019).

Lubang yang menganga hampir ditemui di semua bagian ruas jalan dari Jalan Kartini Raya, Pancoran Mas, sampai Pasar Pucung, Cilodong maupun arah sebaliknya yang membuat pengendara mengalami kecelakaan.

Bahkan Yudi mengatakan kecelakaan di wilayah GDC sudah tak bisa dihitung karena seringnya peristiwa tersebut terjadi.

"Tiap seminggu sekali juga kayaknya ada aja yang jatoh, dari yang cuma lecet, lebam, sampai kemarin katanya ada Ustaz yang meninggal," tutur Yudi.

Tak hanya motor yang mengalami kecelakaan tunggal, kecelakaan melibatkan antara pemotor dan pengendara mobil juga kerap terjadi.

VIDEO: Vicky Prasetyo Pulang Setelah Diperiksa Polisi Selama Tiga Jam

Beberapa bulan lalu, dua orang pemotor berboncengan terlibat kecelakaan dengan pengemudi taksi online pas di tikungan dekat Masjid Al Huda.

Dalam kecelakaan tersebut, mobil taksi online membentur pohon dan rusak dibagian kap mesin hingga as rodanya patah serta airbagnya mengembang akibat kerasnya benturan.

Sementara pengendara motor yang diketahui merupakan dua orang siswi SMA jatuh dan kepalanya membentur trotoar, beruntung tak ada korban jiwa meski saat itu pengendara yang lewat dan warga sekitar langsung menolong dan melarikannya ke rumah sakit terdekat.

Ahmad (35), seorang warga yang kesehariannya melewati jalan di area GDC bahkan mengaku dirinya nyaris saja menabrak jalan berlubang di GDC, namun karena responnya baik, akhirnya dirinya selamat dari kecelakaan.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved