Minggu, 26 April 2026

Tiga Manfaat dari Beroperasinya Jalan Tol Jorr II Kunciran - Serpong

Ada tiga manfaat dari keberadaan Jalan Tol JORR II Ruas Kunciran-Serpong bagi dunia bisnis dan investasi di Indonesia.

Dokumentasi Marga Trans Nusantara via Kompas.com
Tol Kunciran-Serpong. 

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo meresmikan jalan tol JORR II Ruas Kunciran-Serpong pada akhir pekan ini di Gerbang Tol (GT) Parigi, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel).

Peresmian jalan tol sepanjang 11,135 Km ini ditandai dengan bunyi sirene, dan penandatanganan prasasti yang dilakukan oleh Presiden.

Jalan Tol Jorr II Kunciran - Serpong Mulai Beroperasi
Jalan Tol Jorr II Kunciran - Serpong Mulai Beroperasi (istimewa)

Ketika itu Presiden Joko Widodo didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Gubernur Banten Wahidin Halim, Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit, Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Desi Arryani, serta Direktur PT Astra International Paulus Bambang Widjanarko Santoso.

Presiden Joko Widodo dalam sambutannya menyatakan, setidaknya ada tiga manfaat dari keberadaan Jalan Tol JORR II Ruas Kunciran-Serpong. Pertama, jalan tol ini akan mempercepat dan memperlancar konektivitas Banten ke Jakarta, sehingga dapat menghemat waktu dan biaya BBM.

“Kedua, dengan selesainya Jalan Tol JORR II Ruas Kunciran-Serpong ini, kawasan-kawasan industri di Jakarta dan Banten akan semakin terintegrasi, sehingga distribusi logistik akan lebih mudah dan lancar. Terutama distribusi barang yang melalui Pelabuhan Merak,” ujar Presiden.

Manfaat ketiga adalah mempercepat gerak perekonomian Banten sebagai wilayah penyangga Jakarta.

“Kejenuhan investasi di Jakarta dapat dilimpahkan ke Banten, sehingga dapat menciptakan lapangan kerja yang lebih banyak,” ucap Jokowi.

Atasi kemacetan di Tangsel

Sementara itu, Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany mengatakan, tol Kunciran - Serpong diharapkan menjadi alternatif masyarakat dalam menggunakan moda transportasi darat dan dapat mengatasi kemacetan di wilayah Tangsel.

"Saat ini sudah ada peresmian jalan tol Kunciran-Serpong yang mudah-mudahan bisa menjadi alternatif masyarakat dan bisa mengurai kemacetan yang ada di Tangerang Selatan," kata Airin.

Untuk informasi, Tol Kunciran-Serpong terbagi atas dua paket pekerjaan, yaitu paket 1 Kunciran-Parigi sepanjang 6,7 kilometer, yang digarap oleh kontraktor PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Sedangkan Paket 2 Parigi-Serpong sepanjang 4,4 kilometer yang digarap PT Adhi Karya (Persero) Tbk dan PT Acset Indonusa Tbk (KSO).

Pembangunan Tol Kunciran-Serpong menelan dana sekitar Rp 2 triliun. Rinciannya, nilai kontrak paket I Rp 1,4 triliun, sedangkan paket II senilai Rp 600,3 miliar. Dengan sumber pendanaannya diusahakan sendiri oleh PT Marga Trans Nusantara (MTN) sebagai pemegang konsesi.

Mengurangi beban

Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani menyatakan bahwa jalan tol ini merupakan salah satu dari total tiga Jalan Tol JORR II yang dikelola oleh Jasa Marga. Selain Kunciran-Serpong, Jasa Marga juga mengelola dua Jalan Tol JORR II lainnya, yaitu Jalan Tol Serpong-Cinere dan Jalan Tol Kunciran-Cengkareng.

"Kami targetkan ketiga ruas jalan tol tersebut dapat tersambung satu sama lain di tahun depan. Nah saat ini setelah beroperasinya Jalan Tol Ruas Kunciran-Serpong maka potensi kepadatan yang ada, terutama di Jalan Tol JORR eksisting, akan lebih terdistribusi, sehingga diharapkan akan jauh lebih lancar. Hal ini tentunya akan memperlancar arus distribusi barang dan jasa serta akan meningkatkan roda perekonomian di Jakarta dan sekitarnya," ujar Desi.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved