Versi Forbes, Hartono Bersaudara Tetap Nomor 1 Daftar 50 Orang Terkaya di Indonesia
Hartono bersaudara tetap menduduki posisi nomor 1 selama 11 tahun berturut-turut, dengan kekayaan bersih Rp 525 triliun.
Hartono bersaudara tetap menduduki posisi nomor 1 selama 11 tahun berturut-turut, dengan kekayaan bersih 37,3 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 525 triliun.
Kenaikan nilai kekayaan mereka terjadi saat harga saham Bank Central Asia mereka melonjak.
WARTA KOTA, PALMERAH--- Pada Mei lalu, Indonesia memilih kembali presiden Joko “Jokowi” Widodo untuk masa pemerintahan kedua.
Mereka berharap Jokowi dapat mengarahkan negara melalui hambatan perdagangan global yang membantu menjaga perekonomian Indonesia tetap terkendali tahun ini.
Melansir Forbes, meskipun mengalami perlambatan, 50 orang terkaya Indonesia berhasil menambah kekayaan gabungan dengan nilai mencapai 5,6 miliar dollar AS, yang menyentuh rekor 134,6 miliar dollar AS tahun ini.
Hampir setengah dari mereka yang masuk daftar Forbes mengalami kenaikan kekayaan.
• Berikut Ini Tips Mencegah Serangan Phising
Hartono bersaudara tetap menduduki posisi nomor 1 selama 11 tahun berturut-turut, dengan kekayaan bersih 37,3 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 525 triliun.
Kenaikan nilai kekayaan mereka terjadi saat harga saham Bank Central Asia mereka melonjak.
Pengusaha dengan kenaikan nilai kekayaan terbesar sejauh ini adalah pengusaha petrokimia dan taipan energi Prajogo Pangestu.
Posisinya melonjak tujuh peringkat ke posisi 3.
Penyebabnya, harga saham Barito Pacific miliknya meroket seiring adanya peningkatan prospek permintaan akan daya yang dihasilkannya.
• Tips Melindungi Data Pribadi dan Diri Sendiri
Forbes juga mencatat, ada lima nama baru yang masuk radar daftar 50 orang terkaya Indonesia.
Di antaranya adalah penggemar Ferrari dan taipan konstruksi Donald Sihombing, yang mendirikan dan menjalankan perusahaan yang membangun hotel Four Seasons di Jakarta, Totalindo Eka Persada.
Ada pula nama Winarko Sulistyo, yang menjual 45 persen saham produsen kertas kemasan, Fajar Surya Wisesa, ke Siam Cement Thailand pada bulan Mei senilai 557 juta dollar AS.
Saat ini, dia dan keluarganya masih memiliki 44 persen Fajar Surya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/budi-michael-hartono_20170116_121525.jpg)