Rabu, 29 April 2026

Rumah DP 0 Persen Program Anies Baswedan Tidak Laku, PKS Sebut Tidak Jelas dan Tidak Pasti

Salah satu program Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan alias Anies Baswedan, yaitu rumah DP 0 persen tidak laku.

Editor: PanjiBaskhara
Kolase Warta Kota
Salah satu program Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan alias Anies Baswedan, yaitu rumah DP 0 persen tidak laku. 

Salah satu program Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan alias Anies Baswedan, yaitu rumah DP 0 persen tidak laku.

Mengenai rumah DP 0 persen program Anies Baswedan tak laku, diungkap Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Mohammad Arifin.

Menurut Mohammad Arifin, rumah DP 0 Anies Baswedan persen tak laku, akibat proses penetapan penghunian tidak pasti dan tidak jelas Unit Fasilitasi Pemilikan Rumah Sejahtera (UFPRS) dan Bank DKI.

Menurutnya, rencana program dan pemanfaatan anggaran dibidang pembangunan dan kesejahteraan ini belum direalisasikan sesuai dengan target yang diharapkan.

Sarana Jaya Hanya Bangun 13.500 Unit Rumah DP 0 Persen Selama Anies Berkuasa

PT Jakpro Siap Bangun Rumah DP 0 Persen, Ada Dua Skenario untuk Proyek Itu

VIDEO: Ratusan Orang Berdesakan Mau Beli Rumah DP 0 Persen di Rorotan

"Banyak pemohon hunian ini yang tidak jelas status pengajuannya baik di UFPRS maupun proses perbankan," kata Arifin saat rapat pemandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD 2020, di lantai 3, Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (4/12/2019).

Ia menjelaskan, UFPRS dan Bank DKI perlu memperbaiki prosedur dan persyaratan untuk kepemilikan rusunami DP 0 rupiah namun tetap berhati-hati agar menghindari kemacetan pembayaran cicilan.

Sebab, Ia menilai, program tersebut sangat baik dan ditunggu banyak warga yang ingin memiliki hunian layak dengan DP 0 ini.

Adapun, terkait dana talangan untuk uang muka pembelian rusunami dengan DP Rp 0 yang dipangkas Rp 1,5 triliun, pihaknya harap agar tak pengaruhi pengembangan program prioritas Anies Baswedan ini.

"Yang terpenting Pemprov DKI mempercepat dan memperbaiki proses kepemilikan rumah ini," ucapnya.

Diketahui, dana talangan yang akan tersedia untuk rusunami DP 0 rupiah hanya Rp 500 miliar dengan total unit yang telah terjual sebanyak 100 unit dari 780 unit yang disediakan.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta Kelik Indriyanto mengaku, sebenarnya banyak warga yang mendaftar untuk membeli rusunami DP Rp 0.

Banyak pula yang sudah dinyatakan memenuhi syarat administrasi oleh Dinas Perumahan.

Namun, pihaknya menyatakan banyak dari pendaftar tidak lolos verifikasi bank sehingga tidak bisa menyicil rusunami DP Rp 0.

"(Jumlah penghuni) masih rendah itu memang ada beberapa persyaratan di Bank DKI belum bisa lolos, jadi peminat banyak," katanya, Jakarta, Selasa (3/12/2019). (m23)

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved