Sabtu, 2 Mei 2026

Penjualan Tabungan Emas Pegadaian Hingga Oktober 2019 Mencapai 4,6 Ton

PT Pegadaian (Persero) terus berinovasi dalam mengembangkan bisnis di tengah persaingan yang ketat.

Tayang:
Tribunnews.com
Pegadaian 

Realisasi penjualan tersebut disumbang oleh beberapa produk, di mana mayoritas berasal dari Mulia Rp 652,74 miliar.

Menyusul Gadai Tabungan Emas Rp 338,75 miliar, Tabungan Emas Rp 2,15 miliar, Emasku Rp 138,62 miliar dan Krasida Tabungan Emas Rp 3,38 juta.

Pegadaian juga gencar melakukan sosialisasi pentingnya investasi emas di masyarakat.

Terlebih, emas sudah dikenal sebagai investasi jangka panjang yang nilainya tidak mudah naik turun atau fluktuatif.

Kunjungan Wisatawan Mancanegara Oktober 2019 Mencapai 1,35 Juta Orang, BPS: Turun 3,28 Persen

Jadi lebih tahan terhadap inflasi ekonomi, dan nilainya cenderung naik tiap waktu.

“Kemudian emas mudah dijual atau menjadi agunan. Jadi ketika menyimpan emas, pada saat membutuhkan dana cepat, tinggal datang ke Pegadaian dan beberapa menit dananya langsung cair,” kata Heri.

Dibandingkan reksadana dan saham, emas secara fisik bisa dipegang dan dimiliki.

Unsur emas juga awet dan tidak mudah terkorosi (korosi) karena bentuknya akan tetap sama.

Menjalankan Bisnis Mirip dengan Main Game, Bagaimana Penjelasannya?

Berita ini sudah diunggah di Kontan dengan judul Penjualan tabungan emas Pegadaian tembus 4,6 ton hingga Oktober 2019 dan Sampai Oktober 2019, penjualan emas Pegadaian tembus Rp 3,28 triliun

Sumber: Kontan
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved