Ujian Nasional

Ujian Nasional Siswa SLB Negeri Depok Berjalan Lancar di Hari Pertama 

Ujian Nasional Siswa SLB Negeri Depok Berjalan Lancar di Hari Pertama. Simak selengkapnya di dalam berita ini.

Ujian Nasional Siswa SLB Negeri Depok Berjalan Lancar di Hari Pertama 
dok Diskominfo
Para siswa SLBN Depok saat menjalani ujian nasional dan ujian sekolah di hari pertamanya di SLBN Depok, Cipayung, Depok, Senin (2/12/2019). 

UJIAN Nasional (UN) dan Ujian Sekolah (US) yang mulai berlangsung Senin (2/12/2019) di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Kota Depok berjalan lancar. 

Diharapkan kegiatan yang rencananya berjalan hingga Jumat (6/12/2019) ini, tidak memiliki kendala berarti yang dapat mengganggu pelaksanaan ujian.

Kepala SLBN Kota Depok, Cornelia Dewi mengatakan, kelancaran pelaksanaan ujian di hari pertama sesuai rencana, karena pihaknya telah melakukan berbagai persiapan.

Danmenbanpur 2 Mar Lepas Prajurit Terpilih Ke Lebanon

Antara lain kesiapan siswa menjawab soal dan juga prasarana yang dibutuhkan.

“Alhamdulillah, ujian hari pertama berjalan lancar. Tidak ada kendala berarti, karena kami telah membekali siswa dengan latihan soal dan tanya jawab sebelumnya,” ujarnya saat ditemui di SLBN Kota Depok, Kelurahan Ratujaya, Kecamatan Cipayung, Depok, Senin (2/12/19).

Senada dengan itu, Tuti Astuti, guru serta pengawas kelas VIII Tuna Rungu mengatakan, ujian hari pertama  diisi dengan mata pelajaran Agama dan Tematik. 

Adapun jumlah soal sebanyak 40, yang terdiri dari 35 pilihan ganda dan lima esay.

Minta Diceraikan, Istri Kedua Sebut Master Limbad Sudah Tidak Bisa Dihubungi dan Jarang Pulang

“Satu kelas terdiri dari 10 orang, maksimal. Siswa diberi waktu 1,5 jam untuk mengerjakan soal. Alhamdulillah hari pertama ini berjalan lancar,” kata Tuti.

Untuk hari selasa, lanjutnya, akan diisi mata pelajaran Bahasa Inggris dan tema II, hari rabu Bahasa Sunda dan Tema III.

 Sedangkan Kamis diujiankan mata pelajaran tema IV, serta hari terakhir yakni Jumat, diujiankan mata pelajaran keterampilan pilihan, seperti tata boga, tata busana dan lain-lain.

Tuti mengatakan, pihaknya paham dengan keterbatasan yang dimiliki peserta didik, namun pihaknya optimis para peserta didiknya bisa mendapatkan nilai yang baik.

Bocah 7 Tahun yang Ditelantarkan Ibu Kandung di SPBU Berhasil Bertemu Ayahnya

“Namun, kami yakin keterbatasan tersebut tidak menjadi penghalang untuk meraih kesuksesan,” ujarnya.

Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved