Bocah 7 Tahun yang Ditelantarkan Ibu Kandung di SPBU Berhasil Bertemu Ayahnya

Bocah 7 Tahun yang Ditelantarkan Ibu Kandung di SPBU Daan Mogot Berhasil Bertemu Ayahnya di Polsek Kalideres.

Penulis: Desy Selviany | Editor:
Istimewa
Ristika Jihan Fahera, bocah yang ditelantarkan ibu kandungnya di SPBU Daan Mogot, Kalideres berhasil bertemu ayahnya Senin (2/12/2019) 

Isak tangis tidak dapat ditahan bocah 7 tahun Ristika Jihan Fahera saat bisa bertemu kembali dengan ayahnya. Jihan bocah 7 tahun yang ditinggalkan ibu kandungnya sendiri di SPBU Km 16 Daan Mogot, jakarta Barat Sabtu (30/11/2019) lalu.

Jihan dipertemukan dengan ayahnya berkat bantuan Polsek Kalideres pada Senin (2/12/2019).

Penyerahan Jihan yang dilakukan Polsek Kalideres ke orangtuanya disaksikan anggota Mitra Jaya Koramil 06/KD Maryeti yang merawat Jihan saat anak itu ditinggalkan seorang diri oleh ibunya di SPBU pada tengah malam.

Mendapatkan izin dari kepolisian, Maryeti dibolehkan merawat Jihan selama belum diketemukan oleh orangtuanya.

Sampai akhirnya seorang pria bernama Yanto mengaku sebagai ayah Jihan. Penyerahan bocah yang diterlantarkan itu dibuktikan dengan surat akta kelahiran.

Bocah yang ditelantarkan ibu kandungnya itu juga langsung memeluk Yanto saat keduanya bertemu.

Sebagai orangtua Yanto membalas pelukan Jihan dengan isak tangis dan kesedihan. Hal itu lantaran anaknya ditinggalkan ibu kandungnya begitu saja.

Kanit Reskrim AKP Syafri Wasdar menjelaskan, awalnya bocah tersebut dibawa ibunya. Saat itu ibunya pamit dengan alasan mencari kerja.

"Kemudian anak ini ditinggalkan lalu ditemukan anggota Mitra Jaya Koramil 06/KD di SPBU KM 16 Daan Mogot," jelas Syafri dalam keterangan tertulisnya.

Kemudian anggota Mitra Jaya 06/KD Maryeti melaporkan hal tersebut ke Polsek Kalideres.

"Lalu anak ini dibawa ke rumah untuk dirawat atas izin kepolisian, kami tegaskan bila anak ini ada yang menjemput untuk segera lapor Ke Polsek Kalideres," jelas Syafri.

Yanto orangtua Jihan mengucapkan banyak terima kasih pada Polsek Kalideres, Maryeti, dan para media yang telah membantu atas dipertemukan anak kembali dengan anaknya.

Saat dihubungi Wartakotalive.com Maryeti mengaku menemukan Jihan sebatang kara di SPBU.

"Saya ketemu dia sudah pukul 23.00 WIB, katanya ditinggalkan oleh teman ibunya," kata Maryeti.

Maryeti mengaku terharu mendengar kisah Jihan. Setelah melapor ke Polsek ia memboyong Jihan pulang ke rumahnya.

"Saya tidak punya anak perempuan, jika diterlantakan seperti itu, gimana perasaan saya, apalagi anak ini anak penurut, saat saya arahkan untuk sholat, makan, dan lainnya dia nurut," tutur Maryeti. 

Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved