Lingkungan Hidup
Terungkap Spesies Ular Terbang untuk Kabur dari Predator atau Berburu Mangsa agar Bertahan Hidup
Mereka dapat meratakan tubuh mereka di udara dan meluncur melalui pucuk pohon seperti tupai terbang, hingga 300 kaki pada suatu waktu.
REPTIL seperti ular dikenal sebagai hewan melata yang bergerak dengan cara menggeliat di darat dan di air.
Mereka bisa berjalan meski tanpa kaki, tapi tubuhnya yang licin memungkinkan mereka untuk bergerak di alam liar yang keras.
Terungkap bahwa spesies ular terbang bukan hanya berburu makanan yang ada di ketinggian, tapi juga untuk melarikan diri dari kawanan pemangsa.
Mereka juga berjalan di air dengan cara meliuk-liuk dan mereka bisa berburu di darat atau lautan.
Tidak hanya itu, perkembangan alam liar juga mengakibatkan ular beradaptasi untuk terus bertahan hidup.
Mereka bukan hanya mampu meliuk-liuk di darat dan air, bahkan bisa mengembangkan diri sebagai seekor makhluk yang melayang di udara.
Ular terbang tidak seperti hewan terbang yang mempunyai sayap.
Ular terbang bisa melakukan penerbangan dengan jalan membentuk tubuh lenturnya menyesuaikan diri dengan gravitasi, sehingga tidak terhadap ke bumi, tapi bisa hinggap di tujuannya dengan selamat dan mulus.
Percobaan ular terbang dilakukan secara alamiah oleh kawanan ular tanpa lebih dulu belajar pada ular-ular lainnya, tapi mereka terbang karena persaingan dalam berburu dengan banyak hewan lainnya.
Ular terbang bukan tanpa risiko karena bisa saja sebelum mendarat, mereka disambar oleh predator lainnya seperti kawanan burung pemangsa ular.
• Patukan Raja Kobra Menewaskan Piton Berlanjut Upaya Raja Kobra Menelan Habis Tubuh Ular Piton
Sementara itu, dikutip Warta Kota dari National Geographic, raja kobra menghindari manusia, tetapi ketika terpojok mereka dapat memberikan cukup racun dalam gigitan mereka untuk membunuh 20 orang.
Mereka juga dapat bergerak maju sambil menatap mata setinggi 1,8 meter di mata, sepertiga dari tubuh mereka terangkat dari tanah.

Ditemukan di India, Cina selatan, dan Asia Tenggara, raja kobra adalah satu-satunya ular di dunia yang membangun sarang untuk telur mereka.
Ular-ular ini dapat terbang dan para ilmuwan ingin tahu mengapa itu terjadi?
Beberapa ular diketahui "terbang", meluncur dari pohon ke pohon.