Start Up
Pesan Obat Tanpa Harus Antre dan Tidak Pakai Lama, Ini Caranya
Perusahaan rintisan atau start up bidang kesehatan tengah naik daun dan menjadi salah satu layanan yang disoroti publik.
WARTA KOTA, PALMERAH--- Perusahaan rintisan atau start up bidang kesehatan tengah naik daun dan menjadi salah satu layanan yang disoroti publik.
Pasalnya, layanan yang ditawarkan start up ini semakin mempermudah orang-orang untuk berobat tanpa harus mengantre lama.
Saat ini sudah banyak aplikasi kesehatan yang populer dan diminati masyarakat karena mampu mengatasi citra "ribet" ketika harus berobat.
Salah satunya yang tengah coba masuk pasar kesehatan secara digital adalah aplikasi GoApotik.
• Selama Sepekan, Kapitalisasi Pasar Bursa Efek Indonesia Turun Menjadi Rp 6.919,5 Triliun
GoApotik merupakan layanan atau aplikasi yang memberikan kemudahan bagi pasien lewat fitur-fitur.
Fitur tersebut seperti penjualan online dan pelayanan kefarmasian secara digital dengan transaksi online untuk obat bebas, obat resep, alat kesehatan, dan produk nutrisi.
Selain itu, ada juga fitur chat dengan apoteker bagi pelanggan yang ingin berkomunikasi langsung dengan apoteker.
Ada juga sumbangan atau donasi ke pasien yang membutuhkan pengobatan.
• Ketika Ibu Kos Dapat Jodoh Anak Kos Melalui Aplikasi
Untuk sistem pengantaran berbagai obat-obatan dan alat kesehatan lainnya, GoApotek menggandeng kerja sama dengan perusahaan logistik Third Party Logistic.
Bagi pasien yang ingin menggunakannya, layanan ini bisa digunakan lewat website resmi maupun aplikasi mobile bagi pengguna Android.
Mohamad Salahuddin, Head of GoApotik, mengatakan, sejak didirikan pada tahun 2016 silam.
Hingga saat ini start up ini sudah menggandeng total 1.100 apotek atau mitra yang berlokasi di wilayah Sumatera, Jawa, dan Bali di 13 kota besar di Indonesia.
Salahuddin juga mencatat total pengguna aplikasi ini mencapai hingga lebih dari 2 juta pengguna.
• Terjadi Tren Penurunan IHSG, Jumlah Investor Bursa Efek Indonesia Bertambah
Menurut dia, aplikasi ini dapat digunakan secara transparan oleh para penggunanya mulai dari harga layanan hingga fitur-fitur yang disediakan juga tidak dikenakan biaya apapun.
"Untuk harga layanan, kami transparan sekali jadi bisa dilihat semuanya di website atau aplikasi," kata Mohamad Salahuddin kepada Kontan, beberapa waktu lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/unduh-gratis-di-google-play-store77.jpg)