Munas Golkar

9 Kader Ambil Formulir Caketum Golkar, Ridwan Hisjam Pertama Mendaftar, Airlangga Malah Belum Ambil

“Sampai hari ini sudah 8 orang yang mengambil formulir dan 1 orang yang sudah mengembalikan formulir sekaligus mendaftar yakni Pak Ridwan Hisjam

9 Kader Ambil Formulir Caketum Golkar, Ridwan Hisjam Pertama Mendaftar, Airlangga Malah Belum Ambil
KOMPAS.com/ KURNIASIH BUDI
Ketua Komite Pemilihan Ketua Umum Partai Golkar, Maman Abdurahman menerima formulir calon Ketua Umum Partai Golkar dan memeriksa berkas-berkas pendukung di kantor DPP Partai Golkar, Jumat (29/11/2019) malam. 

Ketua Komite Pemilihan Ketua Umum Partai Golkar, Maman Abdurahman mengatakan Ridwan Hisjam telah resmi mendaftar sebagai kandidat ketua umum partai berlambang beringin itu.

Ridwan Hisjam datang ke DPP Partai Golkar menyerahkan formulir serta berkas-berkas pendukung ke Komite Pemilihan Ketua Umum Partai Golkar pada Jumat (29/11/2019) malam.

“Sampai hari ini sudah 8 orang yang mengambil formulir dan 1 orang yang sudah mengembalikan formulir sekaligus mendaftar yakni Pak Ridwan Hisjam,” kata Maman di DPP Partai Golkar.

Achmad Annama Chayat Jadi Pendaftar Pertama Caketum Golkar, Didukung Aburizal Bakrie?

Golkar Resmi Buka Pendaftaran Bakal Calon Ketua Umum, Ini Syarat-syaratnya

Sementara itu, Ridwan Hisjam memiliki 3 target utama bila terpilih sebagai pemimpin Golkar.

“Golkar akan menghasilkan presiden pada 2024, Golkar akan memperoleh 20 persen suara pada pemilu legislatif 2024, dan Golkar akan mengantarkan Indonesia menjadi negara maju adil makmur dan sejahtera,” katanya.

Maman menambahkan, kader Partai Golkar yang telah mengambil formulir yakni Achmad Annama Chayat, Agun Gunandjar Sudarsa, Indra Bambang Utoyo, Bambang Soesatyo, Ali Yahya, Aris Mandji, Derreck Loupati, dan Ridwan Hisjam.

KPK Masih Berharap Jokowi Terbitkan Perppu Saat Hari Anti Korupsi 9 Desember, Istana Tutup Pintu

Pada Munas Golkar sebelumnya, imbuh Maman, ada sekitar 9 orang kader Golkar yang mendaftarkan diri.

Ia memperkirakan, jumlah kader Golkar yang akan mengambil formulir terus bertambah hingga akhir masa pendaftaran pada 2 Desember mendatang.

“Kultur yang ada di Partai Golkar memang membuka ruang bagi semua kader untuk ikut dalam pemilihan calon ketua umum. Ini wujud demokrasi paling nyata di Golkar,” ujarnya.

 Keterbukaan tanpa batasan atau sekat tersebut, ia melanjutkan, menjadi sarana pembelajaran politik bagi masyarakat.

Titi DJ Membeberkan Alasan Si Bungsu Putri Stephanie Poetri Lebih Memilih Berkarier Musik di Amerika

Halaman
12
Editor: Wito Karyono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved