Berita Bekasi
Pembebasan Lahan Belum Tuntas, Pembangunan Flyover dan Underpass Bulak Kapal Tetap Dimulai 2020
Pembangunan flyover dan underpass di persimpangan Bulak Kapal, Jalan Insinyur Juanda, Bekasi Timur, Kota Bekasi akan dimulai pada tahun 2020.
Penulis: Muhammad Azzam |
Pembangunan flyover dan underpass di persimpangan Bulak Kapal, Jalan Insinyur Juanda, Bekasi Timur, Kota Bekasi akan dimulai pada tahun 2020.
Meskipun, pembebasan lahan baru mencapai 80 persen.
"Masih tersisa 20 persen lagi untuk memaksimalkan pembangunan underpass dan flyover guna mengurangi kepadatan lalu lintas di lokasi tersebut," kata Kepala Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) Kota Bekasi Jumhana Luthfi, Kamis (28/11/2019).
Jumhana menerangkan pada tahun 2020 Pemkot hanya mampu menganggarkan pembebasan lahan sebesar Rp 5 miliar dari total kebutuhan Rp 20 miliar.
"Kekurangan pembebasan lahan itu sekitar 15 miliar. Kalau pengerjaan fisik itu nanti bersumber dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VI Kementerian PUPR," jelas Jumhana.
• Polemik Pernyataan Agnez Mo, Penyanyi Anggun C Sasmi: Penting Mana Darah Atau Paspor Indonesia
• Ilham Bintang di ILC TvOne: Kenapa Ahok Dikasih Karpet Merah, Habib Rizieq Tidak?
• Video Agnes Mo Mengaku Bukan Berdarah Indonesia Viral, Fadli Zon: Malin Kundang, Pasti Durhaka Itu
• VIDEO Kode Hack Token Listrik di Rumah Viral di Medsos, Begini Reaksi Warganet
Akan tetapi, sebut Jumhana, proses pembangunan flyover dan underpass diusahakan tetap dimulai tahun 2020.
"Rapat terakhir, proses pembangunan akan dimulai 2020. Untuk kekurangan dari lahan yang harus dibebaskan bisa dilakukan pembangunan secara paralel," ucap Jumhana.
Untuk menutup kekurangan, Pemkot Bekasi berencana meminta bantuan. Salah satunya adalah ke Pemprov DKI Jakarta.
“Kita akan coba minta (bantuan), bisa ke Pusat, Pemprov atau DKI ,” ujar Jumhana.
Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Deded Kusmayadi, mengatakan, pembangunan fly over dan underpass diharapkan dapat mengurai kemacetan di Bulak Kapal.
• Fraksi PSI Singgung Soal Banyaknya Anggaran Sewa Barang, Pemkot Tangerang Selatan: Lebih Murah Sewa
"Ya memang diharapkan setelah rampung itu dapat mengatasi kemacetan. Bulak Kapal itu salah satu bagian yang kerap terjadi kemacetan," katanya.
Dia menambahkan, simpang Bulak Kapal kerap macet karena volume kendaraan tinggi.
Selain itu, simpang Bulak Kapal menjadi akses pintu tol Bekasi Timur dan jalur arus kendaraan dari Kabupaten Bekasi ke Kota Bekasi hingga ke Jakarta.
Kemacetan ditambah lagi karena ada perlintasan kereta api tanpa palang pintu yang rawan terjadi kecelakaan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/lahan-2811.jpg)