Minggu, 19 April 2026

Liga 3

Manajemen Ditangkap Satgas Mafia Bola, Persikasi: Mereka Bukan Pengurus

Satgas Anti Mafia Bola menangkap enam orang yang diduga terlibat match fixing di pertandingan Liga 3 Jawa Barat antara PersesSumedang menghadapi Persi

Penulis: Muhammad Azzam |
Istimewa
Jajaran manajemen Persikasi Kabupaten Bekasi saat melakukan konferensi pers terkait penangkapan tiga pengurus oleh Satgas Anti Mafia Bola. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Muhammad Azzam

BEKASI, WARTAKOTALIVE.COM - Satgas Anti Mafia Bola menangkap enam orang yang diduga terlibat match fixing di pertandingan Liga 3 Jawa Barat antara PersesSumedang menghadapi Persikasi Bekasi.

Keenam orang yang ditangkap itu adalah DSP (Wasit utama), BTR (Manajemen Persikasi bekasi), HR (Manajemen persikasi Bekasi), MR (perantara), SHB (Manajer tim persikasi Bekasi) dan DS (Komisi Penugasan Wasit ASPROV PSSI Jawa Barat).

Mendengar kabar tersebut, jajaran manajemen Persikasi Kabupaten Bekasi merasa terpukul.

"Terus terang kami terkejut, sangat terpukul dan prihatin dengan kejadian ini,” kata Humas Persikasi Bekasi Heri Budian Timor dalam keterangannya, Rabu (27/11/2019).

Heru mengungkapkan bahwa pihak manajemen menegaskan ketiga orang itu bukan dari pengurus Persikasi.

"Benar mereka (tiga oknum) pengurus Persikasi. Tapi itu di SK yang lama. Kalau di SK yang baru tidak ada nama tiga oknum tersebut. Di SK kepengurusan baru tidak ada nama mereka. Jadi mereka bukan pengurus Persikasi,” kata Heru.

Menurut dia, ketiga orang yang melakukan pengaturan skor itu tanpa sepengetahuan jajaran manajemen.

"Yang jelas apa yang dilakukan mereka adalah murni dilakukan oleh oknum. Di kepengurusan tidak ada yang memerintahkan dan tidak ada hal-hal yang seperti itu. Apalagi mereka bukan pengurus," katanya.

Atas hal ini, lanjut Heru, pihaknya akan berkoordinasi terlebih dulu dengan pimpinan soal langkah apa yang akan diambil terkait persoalan ini.

"Selanjutnya kami akan berkoordinasi dengan ketua umum sekaligus Bupati Bekasi (Eka Supria Atmaja) untuk mengambil langkah kedepan," ungkap dia.

Disinggung soal sanksi dari PSSI pusat, Heru yakin tidak akan dikenakan sanksi. Karena tiga oknum tersebut bukan merupakan pengurus Persikasi.

“Ya, kita yakin tidak akan mendapat sanksi,” ujarnya.

Peristiwa yang menimpa Persikasi ini akan berdampak pada mental bertanding pemain. Apalagi, pada Kamis (28/11/2019) besok Persikasi akan melawan Persibas Banyumas dalam laga Liga III Jawa di Stadion Mini Tambun.

“Ya pasti ada dampaknya ke pemain. Tapi mudah-mudahan tidak berlarut-larut dampaknya. Karena kita akan bertanding melawan Banyumas,” katanya.

Sebelumnya, dikutip dari TribunJakarta, Satgas Anti Mafia Bola berhasil menangkap enam orang yang diduga terlibat match fixing di pertandingan Liga 3 Jawa Barat antara PersesSumedang menghadapi Persikasi Bekasi.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved