Kesehatan
Jarang Diperhatikan, Gejala Hepatitis A Mirip Orang Kena Demam
Penyakit hepatitis A merupakan kondisi peradangan hati yang disebabkan oleh infeksi virus hepatitis A
Penulis: Dian Anditya Mutiara | Editor: Dian Anditya Mutiara
SERING kali orang tak sadar dengan penyakit hepatitis A mirip gejala flu.
Penyakit hepatitis A merupakan kondisi peradangan hati yang disebabkan oleh infeksi virus hepatitis A (HAV).
Peradangan ini dapat mengganggu fungsi kerja hati dalam mengatur proses metabolisme tubuh, mulai dari menghambat produksi empedu, penyaringan racun hingga aktivasi enzim.
Akibatnya, akan muncul sejumlah gejala hepatitis A yang dapat memengaruhi kondisi kesehatan tubuh.
Mengidentifikasi gangguan kesehatan apa saja yang disebabkan oleh hepatitis A dapat membantu Anda menentukan langkah pengobatan seperti apa yang perlu dilakukan.
Virus hepatitis A umumnya ditularkan ketika seseorang mengonsumsi, air atau makanan yang telah terkontaminasi HAV.
• Air Kencing Keruh Seperti Air Teh, Waspada Anda Sudah Tertular Penyakit Hepatitis A
Penularan bahkan bisa terjadi meski Anda mengonsumsinya dalam jumlah yang sangat kecil.
Anda juga bisa tertular apabila melakukan kontak langsung atau berhubungan seksual dengan orang yang terinfeksi — meksipun orang tersebut tidak menunjukkan tanda-tanda ataupun gejala hepatitis A.
Virus hepatitis A yang menginfeksi sel-sel hati selanjutnya menyebabkan peradangan dan pembengkakan.
Kondisi ini membuat hati tidak bekerja secara optimal, sehingga orang yang terinfeksi merasakan sejumlah gangguan kesehatan.
• Cara Penanganan Penderita Hepatitis A, Anda Harus Istirahat Total Selama Terjangkit Hepatitis A
Seperti apa gejala hepatitis A?
British Liver Trust membagi perubahan gejala hepatitis A dalam 4 tahapan yang meliputi:
Tahap 1
Pada tahap ini virus hepatitis A yang masuk ke dalam hati belum mulai berkembang biak. Periode inkubasi virus ini bisa berlangsung selama 2 sampai 6 minggu sehingga belum ada gangguan kesehatan yang muncul.
Tahap 2
Berlangsung selama 10 hari. Gejala hepatitis A yang muncul pada tahap ini mirip dengan gejala flu, di antaranya demam ringan biasanya mencapai 39.5 derajat Celsius, tenggorokan kering, kehilangan nafsu makan, berat badan menurun, merasa lelah setiap saat, nyeri pada otot dan sendi, perut terasa sakit
Selain itu, beberapa gejala seperti batuk, bersin-bersin, warna urin berubah gelap, dan perubahan warna, konsistensi, dan bau dari fesel juga bisa terjadi.
Tahap 3
Gejala hepatitis A pada tahap ini dapat berlangsung selama 1 sampai 3 minggu. Namun, dalam beberapa kasus dapat terjadi hingga 12 minggu.
Gejala seperti flu yang di alami di tahap kedua juga umumnya telah mereda.
Berikut ini adalah gangguan kesehatan yang biasa muncul pada tahapan infeksi ketiga seperti mengalami penyakit kuning yaitu kulit dan selaput mata yang berubah menguning.
Warna urin berubah pekat dan menggelap, gatal-gatal di kulit, serta liver membengkak sehingga perut terasa perih.
Tahap 4
Pada tahap ini proses infeksi virus mulai berhenti, kondisi penderita pun mulai berangsung pulih.
Dalam waktu beberapa bulan, gejala hepatitis A yang di alami di tahap sebelumnya mulai membaik.
Setelah sepenuhnya sembuh, tubuh akan membentuk antibodi sehingga lebih kebal terhadap serangan infeksi virus hepatitis A.
Namun dalam beberapa kasus, gejala hepatitis A bisa kambuh kembali dan menyebabkan komplikasi.
• Update Penyakit Hepatitis Terjadi Lebih Cepat Menular Dibanding HIV Sehingga Publik Diminta Waspada
Apakah gejala hepatitis selalu muncul?
Tidak semua orang yang terjangkit infeksi HAV, memperlihatkan gejala hepatitis A. Saat terinfeksi, Anda mungkin tidak merasa sakit sama sekali.
Berdasarkan laporan yang ditulis Dr. Michelle Lai, dkk. dari Harvard Medical School, orang dewasa lebih cenderung memperlihatkan gejala (70%) dibandingkan anak-anak.
Gejala yang parah dan dampak kesehatan yang lebih serius juga lebih sering dialami oleh kelompok umur yang lebih tua.
Menurut WHO, anak-anak berumur 6 tahun umumnya tidak mengalami gejala-gejala yang kentara dan hanya 10% saja yang mengalami penyakit kuning.
Setiap orang yang terjangkit hepatitis A sebenarnya mengalami gejala yang berlangsung dalam durasi yang berbeda-beda.
Gejala hepatitis A yang ringan umumnya berlangsung selam 1 sampai 2 minggu. Sebagian besar orang akan membaik setelah 3 minggu masa infeksi dimulai.
Namun dalam beberapa kasus infeksi virus HAV yang parah, gejala hepatitis A dapat berlangsung selama 3 sampai 9 bulan.
Kapan Anda perlu ke dokter?
Segera buat janji dengan dokter apabila Anda mengalami kondisi berikut ini:
- Mengalami perubahan gejala secara bertahap seperti yang diuraikan sebelumnya
- Gejala muncul selama 2 minggu atau lebih
- Setelah berpergian dari tempat yang mengalami wabah hepatitis A
- Tinggal atau berinteraksi secara intens dengan orang yang didiagnosis terkena hepatitis A
- Melakukan hubungan seksual dengan seseorang yang terjangkit hepatitis A
Lalu bagaimana cara meredakan gejala hepatitis A
Tidak ada pengobatan khusus yang bisa dilakukan menghentikan infeksi virus hepatitis A.
Dalam kebanyakan kasus, tubuh dapat memulihkan diri dari infeksi yang terjadi dalam enam bulan tanpa menimbulkan kerusakan hati kronis atau komplikasi.
Namun, dapat dilakukan perawatan untuk bisa meredakan gejala hepatitis A dengan lebih cepat.
Beberapa langkah perawatan untuk mengurangi gejala hepatitis A meliputi:
- Memperbanyak istirahat
- Konsumsi makanan berkalori tinggi untuk meningkatkan kekebalan tubuh
- Mengistirahatkan fungsi hati dengan mengurangi konsumsi obat-obatan dan minuman keras
- Selain perawatan secara intensif, terjadinya gejala hepatitis A juga sebenarnya bisa dicegah dengan menjaga kebersihan diri dan menghindari interaksi dengan penderita.
- Terutama menghindari aktivitas yang menyebabkan kontak langsung, seperti hubungan seksual.
- Sekalipun menggunakan pengaman, Anda masih berisiko tinggi tertular penyakit ini karena alat kontrasepsi tidak menjamin perlindungan yang memadai.
- Untuk mendapatkan perlindungan terbaik, Anda bisa melakukan vaksinasi hepatitis A.
- Vaksinasi berfungsi untuk menginjeksikan immunoglobulin yang dapat membangun kekebalan dari infeksi virus penyebab gejala hepatitis A. (hellosehat)