Senin, 20 April 2026

Kebakaran

Pabrik Plastik Seluas 3.500 Meter Persegi Terbakar, Kerugian Rp 60 Juta, Sumber Api dari Mess

Pabrik Plastik Seluas 3.500 Meter Persegi Terbakar di Kamal, Kerugian Rp 60 Juta, Sumber Api dari Mess

Penulis: Desy Selviany |
Warta Kota/Desy Selviany
Petugas pemadam padamkan api di pabrik dan gudang limbah plastik di Kampung Gaga, Kamal, Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (21/11/2019) 

Pabrik dan gudang plastik di Kamal, Kalideres, Jakarta Barat terbakar. Kerugian diperkirakan mencapai Rp60 juta.

Hal itu dijelaskan Kasie Penyelamatan dan Pemadam Kebakaran Jakarta Barat Rompis Romlih.

"Diperkirakan kerugian yang menghanguskan lapak pengolahan sampah plastik seluas 3.500 meter persegi itu capai Rp60 juta," kata Rompis dalam keterangan tertulisnya Kamis (21/11/2019).

Rompis mengungkapkan pabrik dan pengolahan limbah plastik itu milik pengusaha bernama Ko Ki Ya.

Pantauan Wartakotalive.com pabrik rata dengan tanah 2 jam pascaterbakar. Hanya sisa seng-seng yang tertinggal dari insiden tersebut.

Kata Rompis laporan diterima unit pemadam pukul 07.50 WIB. Unit pemadam tiba pukul 08.30 WIB dan api berhasil dikendalikan pukul 09.00 WIB. Tidak sampai 30 menit petugas langsung melakukan pendinginan.

Pendinginan terpantau selesai hingga pukul 11.30 WIB.

Selain itu kata Rompis sejumlah unit pemadam dari Tangerang sampai dikerahkan.

"Awalnya 7, tapi ditambah jadi 23 unit, 17 unit Jakarta Barat dan 6 unit Tangerang," kata Rompis dalam keterangan tertulisnya.

Kata Rompis petugas sempat kesulitan menjangkau lapak pengolahan sampah plastik yang terletak di Jalan Kampung Gaga RT.04 RW.13 No. 118.

"Unit terkendala macet karena ada perbaikan jalan," jelas Rompis. 

Pascakebakaran, Pegawai Pabrik Plastik Punguti Sisa Kuningan untuk Dijual

Diduga Sumber Api dari Mess

Api dari pabrik plastik yang terbakar di Kampung Gaga, Kamal, Kalideres, diduga berasal dari mess karyawan. Mess tersebut dihuni sekira 30 orang dan baru dibangun beberapa bulan lalu.

"Katanya api dari mess di dalem, tapi entah dari listrik atau kompor saya tidak tahu," kata Jaka (50) saat ditemui di lokasi kejadian Kamis (21/11/2019).

Kata Jaka, mes tersebut dihuni sekira 30 karyawan. Di dalamnya terdapat pekerja laki-laki dan perempuan yang juga membawa serta anak dan istri.

"Mereka tiba-tiba teriak api, api, kita spontan sebagai tetangga keluarkan barang-barang yang mudah terbakar agar tidak merambat ke rumah warga," jelas Jaka.

Menurut Jaka, tidak butuh waktu lama api melalap habis pabrik plastik di RT4/RW13 Kelurahan Kamal, Kalideres itu.

"Bukan cepet-cepet lagi, itu di dalam semua kan plastik," kata Jaka.

Petugas pemadam Suharyanto mengatakan api sudah tidak besar saat petugas tiba. Hal itu lantaran barang-barang yang terbakar hampir seluruhnya plastik sehingga mudah terbakar habis.

"Jadi begitu semua barang habis dilalap api, api mulai mengecil," kata Suharyanto ditemui di lokasi kejadian.

Namun petugas tidak menampik membutuhkan waktu cukup lama untuk mendinginkan lokasi kebakaran.

"Kalau pemadaman 1 jam, pendinginan hampir 2,5 jam," kata Suharyanto.

Diberitakan Wartakotalive.com sebelumnya Bau plastik terbakar masih tercium di Kampung Gaga, Kamal, Kalideres. Hampir seluruh isi dari pabrik plastik terbakar tanpa meninggalkan sisa Kamis (21/11/2019).

Pantauan Wartakotalive.com pukul 11.00 WIB api sudah berhasil dipadamkan. Petugas tinggal mendinginkan bekas api.

Pabrik seluas 3.500 meter persegi itu ludes dilalap api. Hanya tersisa seng-seng yang sudah penyok karena api.

Menurut keterangan warga api mulai terlihat sekira pukul 07.30 WIB. Saat itu para pekerja di dalam pabrik berteriak kebakaran.

"Saya cuma denger mereka jerit api, api ada api," kata warga setempat Yuni (50).

Menurut Yuni, tidak ada korban jiwa akibat kebakaran tersebut. Seluruh pekerja sudah berhasil keluar dari lingkungan pabrik.

Pabrik tersebut tidak berdampingan langsung dengan rumah penduduk. Sehingga rumah penduduk selamat dari kebakaran Kamis pagi tadi.

Diberitakan Wartakotalive.com sebelumnya satu gudang plastik terbakar di Jalan Kamp Gaga, Kalideres Jakarta Barat Kamis (21/11/2019). Apesnya mobil pemadam kebakaran sempat sulit sampai di lokasi karena adanya perbaikan jalan.

Kasiop Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin PKP) Jakarta Barat Rompis Romlih mengatakan unit mobil pemadam kebakaran sulit masuk ke TKP karena kemacetan.

"Ada perbaikan jalan di sekitar TKP, jadi mobil pemadam sulit masuk, tapi sekarang sebagian sudah sampai di TKP," kata Rompis saat dihubungi melalui sambungan telepon Pukul 8.50 WIB.

Laporan kebakaran diterima pemadam Pukul 07.50 WIB. Sampai saat ini proses pemadam masih berlangsung di gudang plastik yang terletak di Rawa Kompeni.

"Belum tahu ada korban atau tidak, proses pemadaman masih berlangsung," jelas Rompis.

Pun petugas belum mengetahui penyebab kebakaran di gudang plastik tersebut.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved