Minggu, 3 Mei 2026

Racun Berbahaya dari Sampah Elektronik Mengintai Anda, Ini Dampaknya

Dari banyak jenis sampah yang dihasilkan, terdapat pula sampah elektronik atau electronic waste (e-waste).

Tayang:
istockphoto
Ilustrasi sampah elektronik. 

1. Merkuri.

Dapat meracuni manusia dan merusak sistem saraf otak, serta bisa pula menyebabkan cacat bawaan.

2. Timbal.

Dapat mengganggu sistem peredaran darah, ginjal, perkembangan otak anak dan juga merusak sistem saraf.

Bahkan di lingkungan, timbal juga dapat meracuni tanaman, hewan, dan mikroorganisme.

Di Google Shopping Pebisnis Kecil Bisa Jualan Produk

3. Kromium.

Dapat terserap ke dalam sel sehingga mengakibatkan berbagai efek racun, alergi, dan kerusakan DNA.

4. Kadmium.

Bisa merusak ginjal karena masuk ke tubuh melalui respirasi dan makanan.

5. Polybrominated diphennylethers (PBDE). Sangat berkemungkinan merusak sistem endokrin dan mereduksi level hormon tiroksin pada hewan mamalia dan manusia, sehingga perkembangan tubuh menjadi terganggu.

6. Polybrominated biphennyls (PBB).

Manusia yang terpapar atau mengkonsumsi makanan yang mengandung PBDE berisiko 23 kali lebih tinggi terserang kanker pencernaan.

7. Polivinil klorida (PVC).

Dalam kondisi imun yang tidak baik serta ditambah dengan zat beracun lainnya, ini dapat menjadi pemicu berbagai kerusakan organ tubuh termasuk ginjal, syaraf, paru, kanker dan lain sebagainya.

Ada 3 Fitur Baru Google Go di Indonesia Agar Mempermudah Pencarian

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Waspada, Racun Berbahaya dari Sampah Elektronik Mengintai Anda

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved