Sabtu, 9 Mei 2026

Jalan Serang Cibarusah

Ada Perbaikan, Jalan Raya Serang-Cibarusah Dilanda Kemacetan Parah Tiap Jam Sibuk

Kemacetan parah terjadi di Jalan Raya Serang-Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Rabu (20/11/2019)pada saat jam sibuk kerja karena ada kegiatan perbaikan.

Tayang:
Penulis: Muhammad Azzam |
Warta Kota/Muhammad Azzam
Kemacetan parah terjadi di Jalan Raya Serang Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Rabu (20/11/2019). 

Kemacetan parah terjadi di Jalan Raya Serang-Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Rabu (20/11/2019). Kemacetan seringkali terjadi,  terlebih pada saat jam sibuk kerja. Hal itu karena ada kegiatan perbaikan di jalan tersebut.

Pengamatan Wartakotalive.com, titik lokasi perbaikan jalan berada di daerah Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan

Adapun pajang perbaikan jalan itu sekitar 1 kilometer.

Jalan itu diperbaiki dengan cara dibeton.

Pembetonan baru dilakukan sisi sebelah kiri atau arah ke Cibarusah sehingga menyisakan jalur ke arah Cikarang Selatan.

Para pengendara harus bergantian untuk dapat melintas jalan tersebut.

Sistem buka tutup pun dilakukan.

Tidak terlihat petugas Dishub maupun kepolisian yang melakukan pengaturan lalu lintas.

Kondisi itu seringkali dikeluhkan pengendara mobil, salah satunya Riza Matriul (27).

Ia mengaku bisa terjebak tiga puluh menit hanya untuk melewati titik perbaikan jalan tersebut.

"Itu kan buka tutup, kalau lagi ditutup lumayan nunggu lama dulu," kata dia, kepada Wartakotalive.com, Rabu (20/11/2019).

Dirinya sebenarnya menyambut baik perbaikan jalan di lokasi tersebut. Sebab, memang terbilang sudah cukup rusak parah.

"Tapi ini pengerjaannya lama, sudah 5 bulan belum rampung-rampung juga. Kesal juga harus macet tiap hari ini," jelas dia yang tinggal di komplek perumahan Kota Serang Baru.

Keluhan itu juga disampaikan Sugiharto (36) seorang pengendara motor. Ia menerangkan kondisi Jalan Raya Serang Cibarusah semakin semrawut ketika adanya perbaikan jalan.

Hal itu dikarenakan, jalan di lokasi tersebut sempit dan seringkali dilalui kendaraan besar.

"Ini jalannya sempit, yang lewat truk-truk besar. Harus selain diperbaiki juga dilakukan pelebaran jalan," ungkap dia.

Adanya perbaikan jalan ini, dirinya lebih memilih jalan pintas untuk menghindari titik perbaikan jalan tersebut menuju tempat kerjanya di kawasan industri.

"Suka ngeri kalau lewat situ, jalannya kan harus gantian karena satu sisi jalan dicor. Jalan itu berdebu banyak truk besar, jadi lebih pilih jalan pintas," ucap dia.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved