Sabtu, 11 April 2026

Berita Video

VIDEO: Suasana Pos FBR, Pasca Bentrok Ormas di Kota Bekasi

"Base camp FBR itu rusak dihancurin. Kabarnya saling serang ini terjasi di Bekasi Timur, Bekasi Utara, Rawalumbu.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Ahmad Sabran
Istimewa
Sisa-sisa sampah warung yang berantakan dari aksi dua ormas (organisasi masyarakat) di Kota Bekasi Jawa Barat terlibat bentrok pada Minggu (17/11/2019) dini hari. 

Dua ormas (organisasi masyarakat) terlibat bentrok di Kota Bekasi pada Minggu (17/11/2019) dini hari.

Diduga kedua ormas yang saling terlibat perselihan itu ialah FBR (Forum Betawi Rempug) dan Pemuda Pancasila (PP).

Akibatnya ada salah satu pos ormas yang rusak. Pos ormas yang rusak itu ialah milik FBR di Jalan Kusuma Utara Raya, Duren Jaya, Bekasi Timur.

Pantauan Wartakota, pos yang didominasi warga hijau itu rusak pada bagian dinding berbahan triplek itu. Atap pos itu juga rusak, sisa asbes maupun dinding triplek masih terlihat tertumpuk di dekat pos tersebut.

Pos berwarna hijau itu bertuliskan Forum Betawi Rempug Sejabodetabek Korwil Kota Bekasi G 0271 Duren Jaya Bekasi Timur. Ada juga tulisan dibagian bawah Macan Patriot.

Suasana pos atau gardu tersebut sepi. Tidak ada orang maupun anggota ormas tersebut yang berada dilokasi.

Dua ormas (organisasi masyarakat) terlibat bentrok di Kota Bekasi pada Minggu (17/11/2019) dini hari.

Mereka saling sweeping dan saling serang sehingga mengakibatkan seorang anggota ormas luka parah akibat di keroyok.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Indarto membenarkan peristiwa aksi saling serang yang dilakukan kedua ormas di sejumlah wilayah Kota Bekasi.

"Iya betul, saat ini situasi aman. Polisi juga berjaga diseluruh titik rawan bentrok," ujar Indarto kepada Wartakota, Minggu (17/11/2019).

Indarto menerangkan picu dua ormas saling bentrok atau serang itu karena salah paham di sebuah kafe pada
Sabtu (16/11/19) dini hari.

"Awalnya karena gesekan di kafe karena salah paham," kata dia.

Akibat insiden bentrok itu, terdapat seorang anggota ormaa mengalami luka cukup parah pada bagian pelipis mata.

"Satu orang luka dipelipis, anggota kami lakukan penjagaan dititik rawan," ucap Indarto.

Adapun tindakan kepolisian agar tidak terjadi aksi balas dendam, Indarto menyebut pihaknya akan mengumpulkan seluruh pimpinan ormas itu untuk memastikan tidak ada bentrok susulan.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved