Sabtu, 25 April 2026

Berita Video

VIDEO: Pelajar Disiram Cairan Kimia, Polisi Bentuk Tim Pemburu

Hampir 700 meter lagi sampai ke rumahnya tiba-tiba saja seseorang tidak dikenal menyiramnya dengan air.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Ahmad Sabran
Istimewa
Wajah pelaku teror penyiraman cairan kimia tertangkap kamera CCTV saat melintas di Jalan Mawar RT 006/RW 08, Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, sebelum menyerang enam siswi SMP 207, Jumat (15/11/2019). 

Polda Metro Jaya sudah membentuk  tim gabungan untuk mengungkap siapa pelaku kasus teror penyiraman cairan kimia di Jakarta Barat. Hal itu langsung diungkapkan oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Suyudi Ario Seto .

"Saat ini sudah dibentuk tim gabungan antara Polda dan Polres Jakarta Barat," kata Suyudi saat mengecek tempat kejadian perkara, Serengseng, Jakarta Barat, Jumat (15/11/2019) malam.

Suyudi mengatakan untuk sementara instansi tersebut tengah mendalami barang bukti yang digunakan pelaku.

"Masih didalami," kata Suyudi singkat.

Langsung ke Lokasi Kejadian

Di teror ketiga penyiraman cairan kimia di Jakarta Barat, Suyudi turun langsung ke TKP Jumat (15/11/2019) pukul 20.20 WIB.

Ia datang menggunakan kemeja batik dan rompi berwarna hitam bersama dengan Kanit Krimum Polres Jakarta Barat Dimitri.

Suyudi sempat mengecek TKP selama 10 menit dan menelepon Polsek setempat.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Suyudi Ario Seto . mengecek TKP teror cairan kimia, Jumat (15/11/2019)
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Suyudi Ario Seto . mengecek TKP teror cairan kimia, Jumat (15/11/2019) (Warta Kota/Desy Selviany)

Diberitakan sebelumnya teror penyiraman cairan kimia di Jakarta Barat kembali terjadi. Kali ini korbannya ialah 6 siswi SMPN 207 Jakarta yang tengah berjalan pulang Jumat (15/11/2019) di Serengseng, Kembangan, Jakarta Barat.

Wakil Kepala Sekolah SMPN 207 Jakarta membenarkan kejadian tersebut. "Iya ada 6 siswi kami yang terkena siraman cairan kimia saat hendak pulang sekolah, mereka Z, E, W, C dan Eka satu lagi saya lupa," kata Imam Hidayat saat ditemui sekolah Jumat sore.

Hidayat menjelaskan keenam siswi tersebut hendak pulang bersama dan bermain ke rumah C. Maka dari itu keenam siswi tersebut berjalan bersama-sama menuju rumah C.

"Sekira 600 meter dari sekolah tiba-tiba mereka disiram oleh pria tidak dikenal yang membawa kendaraan bermotor," kata Imam.

Diberitakan sebelumnya Lagi teror penyiraman air kimia menimpa warga Jakarta Barat Jumat (8/11/2019) malam. Kali ini korban seorang tukang sayur Sakinah (60) yang berjualan di sekitaran Komplek Aries, Meruya Utara.

Sakinah menceritakan kronologi penyiraman air kimia tersebut.

Kata Sakinah, seperti biasa ia pulang sekira pukul 19.00 WIB sehabis menjajakan dagangannya.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved