Kecelakaan GrabWheels
3 Catatan YLKI Soal Kecelakaan GrabWheels yang Tewaskan 2 Orang di Senayan
Tiga catatan YLKI soal kecelakaan Grab Wheel di Senayan, Salah satunya soal regulasi penggunaan skuter listrik di jalan raya
Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dian Anditya Mutiara
"YLKI mendukung Dishub DKI Jakarta yang akan mengatur hal ini, agar secara cepat disahkan oleh Gubernur DKI Jakarta. Poin-poin krusial yang perlu diatur, antara lain perizinan yang ketat, pentarifan (penetapan tarif) dan juga jaminan asuransi," ungkap Tulus.
"Intinya keberadaan skuter listrik harus dikendalikan dengan kuat," tambahnya.
Sementara catat ketiga meliputi desakannya kepada pihak Grab.
Pihaknya meminta agar Grab selaku vendor dapat memastikan para penyewa skuter listrik memahami tentang ketentuan berlalu lintas.
Terlebih aspek mendasar terkait keselamatan berkendara di jalan, sehingga kecelakaan Grab Wheels di Senayan tidak kembali terulang.
Mengingat dari sisi infrastruktur, baik Ibu Kota maupun sejumlah kota besar di Indonesia lainnya belum memberikan dukungan yang memadai untuk jalur skuter
"Dan belum pula ada sosialisasi yang memadai kepada penggunanya, yang bisa jadi masih minim literasi terkait kepatuhan berlalu lintas," jelas Tulus.
"Bandingkan dengan pengguna sepeda di Belanda yang 40 persennya telah mendapatkan edukasi sejak dini, terkait aspek safety dalam berlalu lintas menggunakan sepeda.
Demikian catatan YLKI," tutupnya.
Curhat Kakak Kandung Korban
Kakak kandung korban tewas Grab Wheels di Senayan, Nita Lutfi Andari mencurahkan isi hatinya.
Dirinya mengaku sangat kehilangan sang adik sekaligus meminta keadilan atas kematian adiknya.
Curahan hati (curhat) Kakak kandung korban tewas Grab Wheels di Senayan itu disampaikan lewat akun twitternya @nitaalutfi; pada hari ini, Rabu (13/11/2019).
Dalam postingannya, Nita menuliskan kronologis kejadian tabrakan yang menimpa Ammar, sang adik dan keempat temannya.
Peristiwa tersebut diceritakannya bermula saat adiknya bersama keempat temannya menyewa Grab Wheels di kawasan FX Sudirman, Jalan Jenderal Sudirman Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Minggu (10/11/2019) sekira pukul 02.00 WIB.
Usai menyewa otopet bertenaga listrik itu, adiknya beserta temannya beriringan jalan vertikal di kawasan tersebut.
"Posisi jalan dari belakang gambaran nya dgn nama yaitu Bagus, Wisnu, Ammar (adik saya) dan paling depan ada 3 teman nya juga (jadi ada 6 orang)," tulis Nita.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/skuter-listrik-grab-wheels-siap-meluncur-di-terminal-3-bandara-internasional-soekarno-hatta.jpg)