Teror Ginjal
Oknum Pengemudi Ojol Minta Ginjal Meresahkan, Lurah Bambu Apus Harap Daerahnya Dipasangi CCTV
Kejadian pengendara ojek online (ojol) yang meminta ginjal terhadap siswa SDN Bambu Apus 02, Pamulang, Tangerang Selatan, membuat orangtua cemas.
Penulis: Zaki Ari Setiawan |
Kejadian pengendara ojek online (ojol) yang meminta ginjal terhadap siswa SDN Bambu Apus 02, Pamulang, Tangerang Selatan, membuat orangtua cemas.
Oleh karena itu, Lurah Bambu Apus, Pamulang, Tangerang Selatan, Subur, berharap daerahnya dapat dipasangi kamera pemantau atau closed circuit television (CCTV).
Subur pun berharap pemasangan itu dapat dilakukan oleh dinas terkait yakni Dinas Perhubungan.
"Nah itu saya berharap kepada dinas terkait, Dinas Perhubungan berkompeten silahkan kami sebagai lurah disini kalau bisa ada CCTV, kita pengajuan ini kan mentok penganggaran," ujar Subur di sekitar SDN Bambu Apus 02, Selasa (12/11/2019).
Subur menambahkan, kejadian yang mencemaskan yang dilakukan orang tidak dikenal ternyata bukan pertama kali terjadi di wilayahnya.
• TERUNGKAP Prabowo Subianto Banjir Pujian di Komisi I DPR, Peserta Rapat Beri Tepuk Tangan
• Mau Jadi Anak Buah Anies Baswedan, Cepat Daftar di CPNS DKI Ada 3958 Formasi
• SADIS, Istri Hamil Dijual Jadi Pelacur Lalu Diracun karena Dituduh Selingkuh,Bayi Langsung Dioperasi
• BREAKING NEWS: Seorang Perempuan Penghuni Rusun Tipar Cakung Ditemukan Tewas Bersimbah Darah
Di masa lalu, sempat terdapat orang tidak dikenal yang secara tiba-tiba mengajak siswa untuk ikut membeli roti.
"Ada murid ditanya ya informasi dari kepala sekolah bahwa termasuk murid ada pernah diajak beliin roti tapi setidaknya buat pembelajaran kita dengan adanya kejadian seperti ini baik guru murid harus mengantisipasi," katanya.
Insiden pengendara ojol meminta ginjal pertama mencuat dari pengakuan salah satu orangtua siswa, Ita (32), yang putranya secara terang-terangan dimintai ginjalnya ketika berjalan kaki dari sekolah ke rumah pada Jumat (8/11/2019).
• Manusia Silver Menjamur di Tangsel, Pemkot Mulai Lakukan Penyisiran
Saat Ita menceritakan ke tetangganya, ternyata anak tetangganya yang sama-sama bersekolah di SDN Bambu Apus 02 juga mengalami hal serupa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/lurah-1211.jpg)