Infrastruktur
Tiga Jembatan Penyeberangan Orang di Jalan Sudirman akan Dilengkapi Lift
Fasilitas lift dibangun dengan mempertimbangkan para pengguna, terutama para orangtua, anak-anak, dan kalangan disabilitas.
Penulis: Fitriyandi Al Fajri |
Dinas Bina Marga DKI akan merevitalisasi tiga jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Sudirman.
Tiga JPO itu adalah yang terletak di depan Hotel Le Meridien, di depan Universitas Atmajaya Jakarta, dan di Dukuh Atas.
Kepala Dinas Bina Marga DKI Hari Nugroho mengatakan, revitalisasi JPO itu di antaranya dengan menambah fasilitas lift.
Revitalisasai tiga JPO itu tidak memakai dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI.
• Koalisi Pejalan Kaki: JPO Sudirman Sebaiknya Dirobohkan Saja, Ini Penggantinya
Pembangunannya memakai dana Koefisien Lantai Bangunan (KLB) dari beberapa perusahaan di wilayah setempat.
Perusahaan itu akan membiayai revitalisasi JPO, berikut fasilitas lift-nya.
Hari mengatakan, untuk membangun satu JPO dibutuhkan biaya sekitar Rp 5 miliar sampai 6 miliar.
• Atap JPO Dibongkar, Anies : Berikan Pengalaman Berjalan yang Menyenangkan
Fasilitas tambahan berupa lift dan total revitalisasi sebuah JPO diperkirakan membutuhkan dana sampai Rp 10 miliar.
“Tinggal dikalikan tiga yah, Rp 30 miliar untuk bangun lift sekalian revitalisasinya,” kata Hari di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (11/11/2019).
Hari mengatakan, dari tiga JPO itu, dua di antaranya akan didesain tanpa atap alias terbuka, yakni yang ada di depan Hotel Le Meridien dan Kampus Universitas Atmajaya Jakarta.
• Begini Argumen Cerdas Anies Baswedan Soal JPO Sudirman yang Dicopot Atapnya, Pengamat Kena Skakmat
Adapun JPO Dukuh Atas tetap memiliki atap karena keberadaannya tersambung dengan halte bus Transjakarta.
“Kalau JPO di Hotel Meridien dan Atmajaya kan terbuka begitu karena nyambung langsung ke trotoar, jadi kami buka saja sekalian seperti di JPO Bumi Putera,” jelasnya.
Menurut dia, lift dibangun karena mempertimbangkan para pengguna.
• VIDEO : Warga Senang Bisa Berselfie di JPO Tanpa Atap di Jenderal Sudirman
Intensitas orang yang memakai JPO itu cukup tinggi dari kalangan orangtua hingga anak-anak maupun kaum disabilitas.
“Lift ini nanti diprioritaskan untuk kaum difabel, orangtua dan ibu hamil. Lift dibangun sekaligus revitalisasinya akan dimulai pada akhir November 2019, dan diperkirakan selesai pada Maret 2020,” katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20181002rencana-relokasi-jpo-dukuh-atas2_20181002_211706.jpg)