Mencari Wagub DKI
Sekda DKI Saefullah Tak Tahu Namanya Masuk Bursa Cawagub DKI
Saefullah mengaku belum mendapat pemberitahuan resmi dari Gerindra terkait pengajuan namanya sebagai calon Wagub DKI.
Penulis: Fitriyandi Al Fajri |
Bursa pemilihan Wakil Gubernur DKI menggantikan Sandiaga Uno makin seru.
Selain calon yang diajukan oleh Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, ternyata Fraksi Gerindra pun memunculkan kandidat.
Nama yang dijagokan oleh Fraksi Gerindra itu salah satunya, Saefullah, sekretaris daerah (Sekda) DKI.
• INI Empat Nama Baru Cawagub DKI Usulan Gerindra, Salah Satunya Sekda, PKS Minta Dihormati
Birokrat senior di lingkungan Pemprov DKI itu pernah menjadi Walikota Jakarta Pusat.
Namun, Saefullah mengaku belum mendapat pemberitahuan resmi dari Gerindra terkait pengajuan namanya sebagai calon Wagub DKI yang akan mendampingi Anies Baswedan hingga 2022 itu.
Dia mengaku baru mendengar kabar itu ketika ditanya wartawan.
• Fraksi Gerindra Minta PKS Lebih Aktif Soal Pembahasan Cawagub DKI
“Saya malah belum diberitahu, memang yang usul siapa nih? Dan saya belum diberi tahu nih oleh beliau (Wakil Ketua DPRD DKI dari Fraksi Gerindra, Mohamad Taufik),” ujar Saefullah saat ditemui di Balai Kota DKI, Jumat (8/11/2019).
Saefullah mengatakan, tidak mengikuti perkembangan proses pemilihan Cawagub DKI, meski dari pagi hingga malam hari berada di Balai Kota DKI yang letaknya bersebelahan dengan Gedung DPRD DKI.
Soalnya selama ini dia hanya fokus membantu kinerja Gubernur.
• Fraksi Gerindra Identifikasi Dua Penyebab Molornya Pemilihan Cawagub DKI
“Jadi betul-betul belum tahu dan tidak ikut sampai ranah perpolitikan, karena ini kan amanat UU (Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara),” katanya.
Menurut Saefullah, Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memang memiliki hak untuk menentukan sosok cawagub karena berperan sebagai pengusung Anies.
• Ditanya Soal Anggaran Influencer Rp 5 Miliar, Sekda DKI Saefullah: Nanti Dibahas di Komisi
Namun selama menjabat sebagai Sekda, Saefullah mengaku tidak pernah diajak komunikasi langsung oleh dua partai pengusung tersebut mengenai rencana mengisi bangku wagub.
“Saya merapat (mendekat) seperti apa? Kan saya bukan orang politik, saya di sini kerja sebagai ASN. Saya nggak bicara soal politiknya ke mereka (PKS dan Gerindra) dan tidak pernah ketemu,” ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/seketaris-daerah-dki-saefullah20190517.jpg)