Cawagub DKI
Fraksi Gerindra Minta PKS Lebih Aktif Soal Pembahasan Cawagub DKI
Fraksi Gerindra Minta PKS Lebih Aktif Soal Pembahasan Cawagub DKI. Simak selengkapnya.
Penulis: Fitriyandi Al Fajri |
FRAKSI Partai Gerindra di DPRD DKI Jakarta menyoroti mandeknya progres kandidat pemilihan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) DKI Jakarta yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Sebagai partai yang mengajukan dua nama kandidat Cawagub, harusnya PKS lebih aktif menjalin komunikasi dengan anggota DPRD termasuk pimpinan DPRD DKI.
“Begini loh, kami kan sudah tanda tangan, seharusnya dia (PKS) yang lebih agresif dari kami. Masak kami yang disuruh agresif (membahas Cawagub), itu tidak fair namanya,” kata Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra, Mohamad Taufik di Hotel Bidakara, Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan pada Kamis (24/10/2019).
• Pelebaran Jalan Inspeksi Kalimalang Ditargetkan Selesai 2021, Pembebasan Lahan Jadi Kendala
Hal itu dikatakan Taufik usai menghadiri seminar penyiaran dengan tema ‘Nasib Konten Lokal Jakarta di Layar Kaca’.
Taufik mengatakan, sebagai pihak yang memiliki kepentingan, seharusnya PKS mendorong rekan dewan agar menggelar rapat pimpinan gabungan (Rapimgab) Cawagub DKI Jakarta.
“Iya nunggu Rapimgab itu kan harus ada komunikasi. Barang (dua nama kandidat) ini ada di DPRD, tapi DPRD unsurnya banyak. Yah komunikasilah dengan semua unsur itu. Kalau duduk-duduk saja yah mana bisa digelar,” ujar Taufik.
• Fraksi Gerindra Identifikasi Dua Penyebab Molornya Pemilihan Cawagub DKI
Hingga kini dua kader PKS bernama Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu masih menunggu Rapimgab DPRD DKI terkait pemilihan Wagub DKI.
Bahkan, Ahmad Syaikhu yang kini menjadi anggota DPR RI siap mengundurkan diri untuk menjadi Wagub DKI bila terpilih nanti.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/taufik-gerindra-2.jpg)