Sabtu, 25 April 2026

Pembongkaran Atap JPO

Ini Alasan Keberatan Warga Terkait Pembongkaran Atap JPO Sudirman

"Sayang ya dibongkar. Jakarta lagi panas, malah dibongkar. Jadi ngerasa malah kepanasan, padahal bagus ada atapnya jadi bisa buat berteduh,"

Penulis: Joko Supriyanto |
Warta Kota/Joko Supriyanto
Petugas Dinas Bina Marga DKI mengecat lantai jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (6/11/2019). 

Beberapa petugas Dinas Bina Marga DKI Jakarta tengah melakukan pegecatan lantai salah satu Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di  Jalan Sudirman.

Pengecatan dilakukan setelah atap JPO itu dibongkar beberapa waktu lalu.

Salah seorang petugas, Suryanto (37), mengatakan pengecatan lantai JPO Sudirman baru dilakukan pada hari ini.

VIDEO: Anies Perintahkan Copot Atap JPO, Pejalan Kaki Kesal

Ia pun menyebut jika pengecatan akan rampung pada hari ini.

"Kami hanya melakukan pengecatan saja. Prediksi rampung hari ini. Menginggat cuaca juga masih bagus," kata Suryanto, Rabu (6/11/2019).

Dikatakan, Suryanto pihaknya hanya melakukan pengecetan saja pada JPO Sudirman ini, pihaknya mengaku belum mengetahui apakah nantinya JPO itu akan diberikan hiasan agar lebih menarik.

Atap JPO Sudirman Dicopot, Warga: Jakarta Lagi Panas Malah Dibongkar

"Saya belum tahu. Karena perintahnya hanya pengecatan saja," ujarnya.

Sementara itu salah satu warga yang tengah melintas mengatakan seharusnya atap JPO tidak dibongkar, sehingga para penguna JPO tidak merasa kepanasan akibat sinar matahari.

"Sayang ya dibongkar. Jakarta lagi panas, malah dibongkar. Jadi ngerasa malah kepanasan, padahal bagus ada atapnya jadi bisa buat berteduh," kata Indri, salah satu karyawan swasta di Sudirman itu.

Kesadaran Warga Pakai JPO Masih Rendah, Netizen: Aku Tau Rasanya Tak Dianggap

Menurut Indri, seharusnya atap JPO dibiarkan saja, atau lebih baik di percantik, sehingga para penguna JPO tetap merasa nyaman.

Menurut Indri jika maksud pembongkaran untuk dapat melihat pemandangan, ketika ada atap JPO warga pun tetap dapat melihat pemandangan dengan jelas.

"Ya kalo biar leluasa melihat pemandangan, pas ada atap juga masih bisa lihatkan. Kan JPO gak ketutup. Yang ditutup atasnya, bukan sampingnya," katanya.

Salah Desain, Pemkot Bekasi Bakal Bongkar 2 Tiang JPO di Stasiun Bekasi

Selain itu hal serupa juga dikatakan Putri (26) salah seorang karyawan swasta yang melintas, saat ditemui ia tengah mengenakan payung sebagi pelindung terpaan sinar matahari.

Ia mengatakan pembongkaran atap JPO dinilai sesuatu yang tidak pas.

"Salah sih sebenarnya ya, jadi nggak ada pelindung buat kita. Ya jadinya kita kepanasan," kata Putri.

Warga Menyayangkan Keberadaan Papan Reklame di JPO Instagramable yang Sedang Dibangun Pemkot Bekasi

Meski tak begitu mempermasalahkan kondisi cuaca yang panas, namun tidak adanya atap JPO akan membuat pengguna JPO tidak dapat berteduh ketika musim penghujan.

"Okelah ya kalo panas mungkin kita gunain JPO nggak lama. Tapi kalo misalnya musim penghujan, gak ada tempat teduh. Jadi sangat disayangkan sih menurut saya," ucapnya. 

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved