Berita Video

Videonya Viral, Pemalak Sopir Dengan Sajam di Jembatan Tiga Dibekuk Polisi

E dibekuk saat beraksi melakukan pemalakan di lokasi putaran kendaraan, di Jembatan Tiga, pada 1 November 2019.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Ahmad Sabran
Warta Kota
Konpers ungkap pelaku pemalakan sopir yang videonya viral di Mapolda Metro Jaya, Selasa (5/11/2019). 

Pelaku pemalakan dengan menggunakan senjata tajam terhadap setiap sopir atau pengendara yang memutar di kawasan Jembatan Tiga, Bandengan, Jakarta Utara, yakni E alias A, dibekuk jajatan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

E dibekuk saat beraksi melakukan pemalakan di lokasi putaran kendaraan, di Jembatan Tiga, pada 1 November 2019.

Sebelumnya aksi pemalakan yang dilakukan E terhadap sopir mobil pick-up di sana, sempat viral di media sosial.

Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Metro Jaya AKBP I Gede Nyeneng mengatakan terungkapnya kasus ini setelah video pemalakan terhadap seorang sopir mobil bak terbuka yang dilakukan E, viral di media sosial pada 31 Oktober 2019.

"Dari viralnya video ini, Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil membekuk pelaku," kata Gede dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Selasa (5/11/2019).

Dari penyelidikan kata Gede diketahui pemalakan terhadap sopir mobil bak terbuka dengan senjata tajam yang dilakukan E, terjadi pada 30 September 2019. "Pelaku yang tinggal tak jauh dari TKP, dibekuk penyidik saat sedang beraksi pada 1 November 2019," kata Gede.

Panit IV Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKP Iskandar mengatakan diketahui bahwa E alias A kerap melakukan pemalakan terhadap sopir atau pengendara mobil yang memutar di kawasan Jembatan Tiga, Jakarta Utara.

"Ia melakukan aksinya seorang diri dengan mencoba meminta uang dari beberapa sopir yang memutar. Dari video yang viral, korbannya sopir mobil pick up yang mau memutar. Karenanya tersangka memaksa meminta uang," kata Iskandar, dalam jumpa pers, Selasa.

"Saat kejadian tersangka meminta uang Rp 5 Ribu kw sopir mobil pick up, tapi gak diberikan. Namun tersangka melakukan pengancaman dengan senjata tajam hingga akhirnya merampas uang Rp 50 Ribu milik sopir dan dan HP Xiaomi," kata Iskandar.

Berdasar video viral itu kata Iskandar awalnya pihaknya mencari korban sang pengemudi mobil pick up. "Dari nopol mobil korban, kita berkordinasi dengan Ditlantas Polda Metro dan berhasil menemukan korban," kata Iskandar.

Lalu kata dia, penyidik meminta korban membuat laporan dan memberikan keterangan kronologis peristiwa guna mengungkap pelaku pemalakan.

"Dan akhirnya dengan bantuan warga masyarakat di sekitar lokasi dimana pelaku beraksi, kami berhasil membekuk pelaku. Saat dibekuk, pelaku sedang beraksi," kata Iskandar.

Dari hasil penyelidikan kata Iskandar pelaku kerap beraksi mengatur kendaraan di putaran Jembatan Tiga mulai pukul 11.00 sampai pukul 14.00.

"Dari pengakuannya, pelaku mengaku baru satu kali ini melakukan pemalakan. Namun kami masih dalami lagi terutama menemukan orang yang pernah menjadi korban pelaku," kata Iskandar.

Berdasar keterangan warga dan pengakuan tersangka, diketahui pelaku sudah sekitar satu bulan mengatur kendaraan di putaran Jembatan Tiga. "Dan kami duga selama itu pelaku sering melakukan pengancaman dengan senjata tajam terhadap pengemudi mobil yang memutar," kata Iskandar.

Menurut Iskandar, apa yang dilakukan tersangka sudah cukup meresahkan masyarakat.

"Untuk barang bukti kasus ini, kami dapatkan video pemalakan yang viral, foto screen shoot video, serta pakaian pelaku yang dipakai saat beraksi di video viral itu," katanya.

Karena aksinya kata Iskandar, tersangka E dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang ancaman hukumannya hingga diatas 5 tahun penjara.(bum)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved