Fakta Persoalan Selingkuh Berdasarkan Kajian Ilmiah, Benarkah Bukan karena Pasangan?

Fenomena perselingkuhan yang sering terjadi dalam rumah tangga rupanya dapat dijelaskan dalam kajian sains.

Fakta Persoalan Selingkuh Berdasarkan Kajian Ilmiah, Benarkah Bukan karena Pasangan?
Daily Star
Ilustrasi 

WARTA KOTA, PALMERAH--- Kasus perselingkuhan kembali ramai dibahas di sosial media lewat kisah layangan putus yang ditulis akun Mommi Asf.

Tak lama setelah ramai, postingan tersebut kemudian dihapus oleh pengunggah.

Singkat cerita, Ibu empat anak itu menceritakan kisah hidupnya yang ditinggalkan suami demi perempuan lain, atau sekarang kita kenal dengan istilah pelakor - perebut laki orang.

Fenomena perselingkuhan yang sering terjadi dalam rumah tangga rupanya dapat dijelaskan dalam kajian sains.

Seperti dijelaskan dalam artikel sebelumnya, ada beberapa alasan yang membuat seseorang memutuskan menyelingkuhi pasangan.

Ternyata Literasi Keuangan Sejak Dini Sama Pentingnya dengan Pendidikan Formal

Mulai dari gangguan kepribadian, trauma masa kecil, pengaruh media sosial, dan kontrol diri yang buruk.

Sementara itu, alasan paling umum kenapa pasangan menikah selingkuh ialah frustasi dalam pernikahan dan tidak puas dalam rumah tangganya.

Dilansir Fatherly seperti dikutip Kompas.com, alasan seseorang selingkuh bukan karena pasangannya.

Dalam beberapa kasus, seseorang yang diselingkuhi sangat mencintai pasangannya dan begitu juga dengan orang yang selingkuh.

Alasan rumit perselingkuhan Menurut penelitian, orang-orang selingkuh karena alasan yang rumit.

Halaman
1234
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved