Selasa, 19 Mei 2026

Fahri Hamzah Kecam Larangan Celana Cingkrang dan Cadar

Kecam Larangan Celana Cingkrang dan Cadar, Fahri Hamzah Kecam dan Ajari Fachrul Razi Pimpin Bekerja

Tayang:
Penulis: Dwi Rizki |
KOMPAS.com/Haryantipuspasari
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/8/2019) 

Larangan penggunaan celana cingkrang dan cadar dalam instansi pemerintah yang disampaikan oleh dengan Menteri Agama Republik Indonesia (RI), Fachrul Razi memicu pertentangan.

Fahri Hamzah pun mengecam larangan celana cingkrang dan cadar apalagi dengan alasan keamanan.

Kecaman tersebut disampaikan mantan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPR) RI itu lewat akun twitternya @Fahrihamzah; pada Jumat (1/11/2019).

Dalam postingannya, Fahri menyebut tugas utama Fachrul Razi senyatanya memperbaiki kinerja Kementerian Agama RI yang menurutnya berperingkat buruk dan sarat korupsi.

Sehingga, tidak pantas rasanya jika Fachrul Razi melahirkan polemik lewat kebijakan larangan celana cingkrang dan cadar di dalam instansi pemerintah.

Sebab, cara berpakaian hingga ideologi seseorang terhadap adab pakaian, terlebih terkait celana cingkrang dan cadar sangat kompleks.

"Pak Menteri yth, tugas prioritasmu memperbaiki lembaga yang dikenal masih buruk kinerjanya dan korup. Negara tidak menugaskanku untuk mengurus cara orang pakai baju. Baju itu pilihan privat," tulis Fahri.

"Evolusi cara orang berpakaian itu komplek dan negara gak usah ikut campur," tegasnya.

Lebih lanjut dipaparkannya, apabila Fachrul Razi memiliki keinginan untuk memperbaiki cara berpikir masyarakat hingga mencegah adanya radikalisme, bukan cara berpakaian yang harus disoroti.

Tetapi, menurutnya lewat ekonomi bangsa dan tingkat kesejahteraan masyarakat yang harus diperbaiki.

Selain itu, pendekatan terbaik dalam mencegah adanya radikalisme disampaikannya melalui pendidikan.

Lewat kedua aspek tersebut, yakni ekonomi dan pendidikan, diyakininya pola pikir masyarakat akan berubah dan lebih beradab.

"Kalau menteri mau perbaiki cara berpikir dan bertindak masyarakat, kuatkan tulang punggungnya dengan pendidikan dan ekonomi yang baik. Begitu pendidikan kita tinggi dan pendapatan perkapita kita membaik orang menjadi semakin rasional dan beradab, ada penyesuaian," tegasnya.

Dalam postingan selanjutnya, penggagas Garbi itu mendikte langkah-langkah yang harus diambil Fachrul Razi apabila ingin menyelesaikan permasalahan radikalisme hingga terorisme yang terjadi di Nusantara.

Menurutnya, bukan lewat kebijakan yang memicu polemik, tetapi lebih menjadi contoh kepada masyarakat lewat perbaikan kinerja dan transparansi Kementerian Agama RI.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved