Senin, 20 April 2026

Wisata Indonesia

Tiusa, Gunung Karang Penuh Tantangan di Samudra Indonesia

Banyak tempat di Indonesia sangat cocok menjadi destinasi wisata, namun sayangnya tempat tersebut masih "tersembunyi" alias belum terkenal.

Serambi/Dede Rosiadi
Menyantap perbekalan sambil menikmati pemandangan dari puncak Tiusa, gunung tertinggi di Pulau Tuangku, Kecamatan Pulau Banyak Barat, Kabupaten Aceh Singkil, Sabtu (7/9/2019). SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI 

Saat perjalanan dimulai, medannya masih datar. Namun, tak sampai sejam kemudian medan berubah drastis menjadi terjal, sehingga pendakian dilakukan dengan cara semi memanjat.

Kerja keras dimulai. Tenaga langsung terkuras banyak, otot paha kaki tertarik ketika terus menerus merayapi tebing.

Penuh tipuan

Naas, dinding karang menghadang di hadapan. Rupanya rombongan salah jalan, sehingga mereka harus turun lagi.

Itulah tantangan lain Puncak Tiusa, yakni para pendaki harus menemukan jalan menuju puncak Tiusa. 

Pepohonan tumbuh rapat dan mirip satu sama lain, membuat jalan setapak menuju puncak Tiusa tersembunyi.

Setelah jalan yang benar ditemukan, rombongan tak sempat tersenyum lama-lama sebab mereka kmbali harus mengatur napas dan keseimbangan.

Jalur itu merupakan punggungan gunung karang yang terjal. Tingkat kesulitannya tak berhenti sampai di situ, sebab lebar punggungan itu hanya cukup untuk meletakkan sebelah kaki. Di kiri dan kanannya terbentang jurang.

Menurut Dede, sinar Matahari tepat di ubun-ubun kepala ktika mereka tiba di puncak pertama Tiusa.

"Puncak berupa batu karang persis di tepi jurang, yang bergoyang ketika mendapat beban," tulisnya.

Puncak sesungguhnya mereka capai 20 menit perjalanan dari Puncak Satu. Terbayar sudah kerja keras para pendaki ini.

Laut biru tosca

Untuk diketahui,  Puncak Tiusa merupakan bukit hutan tropis di pulau yang terletak di Samudra Indoneia. 

Maka, ketika sampai di puncak, pendaki akan mendapat suguhan pemandangan luar biasa. Hamparan pulau-pulau kecil menyembul di permukaan air laut berwarna biru tosca.

Belaian angin dan hamparan pulau yang mempesona mata, membuat Dede dan rekan-rekannya enggan beranjak dari tempat itu.

Pemandang dari Puncak Tiusa di Pulau Tuangku, Kabupaten Aceh Singkil.
Pemandang dari Puncak Tiusa di Pulau Tuangku, Kabupaten Aceh Singkil. (Serambi/Dede Rosiadi)
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved