Mau Kuliah di Belanda? Seberapa Kritis Pemikiran Anda ?
sebagai calon pelajar internasional para pelajar Indonesia bisa memilih Belanda sebagai pilihan studinya.
Menurut Inty, pemikiran kritis itu bukan cuma pada cara mengetahui motivasi diri untuk mewujudkan impian studinya di luar negeri.
Motivasi yang tepat juga harus dapat dituangkan dalam tulisan yang menarik bagi universitas tujuan yang membacanya.
"Motivation statement itu kan salah satu persyaratan yang akan menentukan berhasil atau tidaknya pelajar bisa meyakinkan pihak universitas bahwa dialah kandidat yang bernilai. Terlebih lagi, program beasiswa juga mensyaratkan adanya penulisan esai yang mencerminkan kemampuan dan motivasi kandidatnya," kata Inty.
Tulisan tersebut diwajibkan dalam Bahasa Inggris jika ditujukan untuk universitas Belanda.
• Berikut Daftar 5 Vendor Smartphone Terbesar di Dunia pada Saat Ini
Tak heran, tulisan tersebut menjadi faktor penentu yang kuat untuk melamar program beasiswa seperti StuNed, Orange Knowledge Programme (OKP), Orange Tulip Scholarship (OTS), LPDP, Erasmus Mundus, dan lainnya.
"Untuk itulah, kami mengundang para alumni Belanda untuk ikut ambil bagian seminar mengenai kiat menulis surat motivasi dan menyelenggarakan simulasi tes IELTS," katanya.
Ini kesempatan pelajar untuk memprediksi tingkat kemampuan Bahasa Inggris mereka mengingat salah satu syarat pendaftaran ke universitas Belanda adalah menunjukan hasil ujian IELTS atau TOEFL iBT.
Adapun nilai IELTS minimal yang diminta universitas Belanda adalah 6.
Namun, sangat banyak universitas yang meminta nilai IELTS minimal 6.5 untuk program bachelor dan master.
Nah, Anda sudah siap dan serius kuliah di Belanda?
• Kualitas Terutama Investor Bukan Kecerdasan, Warren Buffett Bilang Adalah Tempramen
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Yakin Mau Kuliah di Belanda? Anda Sudah Sekritis Apa?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/memilih-perguruan-tinggi_ki3m.jpg)