Cuaca Ekstrem
Masuk November 2019, Puting Beliung, Hujan Es, dan Angin Kencang Mengintai
MASYARAKAT di wilayah Jawa dan Sumatera Selatan diminta mewaspadai potensi puting beliung, hujan es, dan angin kencang pada November 2019.
BMKG memprediksi awal musim hujan akan terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia pada awal November 2019, dan puncak musim hujan akan terjadi pada Januari hingga Februari 2020.
Dikutip Wartakotalive dari laman bmkg.go.id, pada periode peralihan musim, yang perlu diwaspadai antara lain adanya potensi hujan lebat dalam waktu singkat dan angin kencang atau puting beliung.
Puting beliung adalah fenomena angin kencang yang bentuknya berputar menyerupai belalai, keluar dari awan Cumulonimbus (CB), dan terjadi di daratan (jika terjadi di perairan dinamakan Water Spout).
• Bakal Dilarang di Instansi Pemerintah, Menteri Agama Bilang Cadar Tidak Diatur di Alquran dan Hadis
Namun, tidak semua awan CB dapat menimbulkan fenomena puting beliung.
Ada kondisi tertentu seperti ketika kondisi labilitas atmosfer yang melebihi ambang batas tertentu yang mengindikasikan udara sangat tidak stabil.
Tanda tanda akan terjadinya puting beliung:
- Satu hari sebelumnya udara pada malam hari hingga pagi hari terasa panas dan gerah.
- Udara mulai pagi hari sudah terasa panas serta cukup terik dan gerah.
- Umumnya mulai pukul 10.00 pagi terlihat tumbuh awan Cumulus (awan putih berlapis-lapis).
- Di antara awan tersebut ada satu jenis awan yang mempunyai batas tepinya sangat jelas berwarna abu-abu menjulang tinggi seperti bunga kol.
- Tahap berikutnya awan tersebut akan cepat berubah warna menjadi abu-abu/hitam yang dikenal dengan awan Cumulonimbus (CB).
- Pepohonan di sekitar tempat kita berdiri, ada dahan atau ranting yang mulai bergoyang cepat karena embusan angin.
- Terasa ada sentuhan udara dingin di sekitar tempat kita berdiri.
- Biasanya hujan yang pertama kali turun adalah hujan lebat tiba-tiba. Apabila hujannya gerimis, maka kejadian angin kencang jauh dari tempat kita.
- Jika 1-3 hari berturut-turut tidak ada hujan pada masa pancaroba, maka ada indikasi potensi hujan lebat yang pertama kali turun akan diikuti angin kencang, baik yang masuk kategori puting beliung maupun yang tidak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/ilustrasi-angin-puting-beliung.jpg)