Berita Video

VIDEO: Pot Tanaman di Jembatan Halte Cempaka Putih Dibongkar, Khawatir Jatuh Timpa Pengendara

pot berukuran 90x60 centimenter ini berada di halte Cempaka Putih tepat di pinggiran halte, dimana pot itu hanya disangga dengan besi sebagai penopang

Warta Kota
sejumlah petugas tengah membongkar pot-pot yang berada di JPO Halte Cempaka Putih yang dinilai rawan roboh. 

Sebanyak 12 pot tanaman yang berada di Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) Halte Cempaka Putih, Jalan Letjen Suprapto, Jakarta Pusat dibongkar petugas. Pot berbahan semen ini dinilai rawan roboh karena hanya disangga dengan besi.

Pantauan Wartakotalive.com pot berukuran 90x60 centimenter ini berada di halte Cempaka Putih tepat di pinggiran halte, dimana pot itu hanya disangga dengan besi sebagai penopang

Tentunya dengan bertambahnya usia besi itu dikhawatirkan akan keropos dan menimpa pengendara yang tengah melintas.

Sehingga pihak Kecamatan Cempaka Putih pun berinisiatif untuk membongkar pot-pot yang sudah tidak digunakan lagi itu. Dibantu dengan petugas damkar. Pot-pot itu sempat di hancurkan, sebelum akhirnya di jatuhkan ke bawah.

Kondisi ini sempat membuat arus lalu lintas di tutup beberapa menit saat pot itu di robohkan ke jalan. Meski begitu arus lalu lintas di lokasi tetap terpantau lancar.

Camat Cempaka Putih, Andri Ferdian mengatakan bahwa pembongkaran pot-pot ini merupakan bentuk inisiatif agar menghindari hal yang tidak diinginkan, sekaligus menindak lanjuti laporan warga yang khawatir akan keberadaan pot di atas halte tersebut.

"Ini sekaligus tindak lanjut pengaduan dari warga, kontruksi penampang dari pot itu sudah ada yang keropos, apalagi berat pot itu hampir 100 kg, sehingga meminimalisir hal yang tidak kami inginkan jadi kami bongkar," kata Andri, Rabu (30/10/2019).

Menurut Andri ada 50 personil gabungan yang dikerahkan dalam pembongkaran pot di Halte Campaka Putih ini, dibantu dengan beberapa personil Damkar Jakarta Pusat. Hanya saja berat beban pot itu membuat pembokaran memakan waktu yang cukup lama.

"Cor-coran pot itu kita angkat secara manual dan kita jatuhkan ke jalan. Jadi tadi antisipasi agar tidak mengenai pengendara, kami sempat tutup sebentar, lalu kami buka kembali," katanya.

Meski keberadaan pot-pot itu sudah lama, dikatakan Andri belum ada laporan dari masyarakat adanya korban yang tertimpa maupun terkena serpihan atas keberadaan pot itu. Dirinya menilai kebaradaan pot itu digunakan sebagai aksesoris hanya saja saat ini sudah tidak terpakai kembali.

Halaman
12
Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved