Selasa, 21 April 2026

Berita Video

VIDEO: Kali Jambe Tambun Bekasi Kembali Jadi Lautan Sampah

Bahkan terlihat ada sampah berupa kasur, bantal, kayu, batang pohon pisang, hingga kulkas bekas.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Ahmad Sabran
Warta Kota/Muhammad Azzam
Kali Jembe menjadi lautan sampah kiriman dari hulu usai turun hujan. Lokasi tumpukan sampah di RW 12, Desa Satria Jaya, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi. 

Kali Jambe, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi menjadi lautan sampah kiriman dari hulu sungai.

Kali Jambe yang berada di RW 12, Desa Satria Jaya, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi dipenuhi tumpukan sampah.

Pengamatan Wartakotalive.com, tumpukan sampah itu didominasi sampah rumah tangga, plastik, styrofoam.

Bahkan terlihat ada sampah berupa kasur, bantal, kayu, batang pohon pisang, hingga kulkas bekas.

Banyaknya tumpukan sampah itu membuat air di Kali Jambe tersebut tak terlihat, tumpukan sampah nampak seperti daratan.

Warga Rekam Tumpukan Sampah yang Mengalir di Kali Jambe Bekasi Selepas Hujan Menjadi Video Viral

Padatnya tumpukan sampah itu membuat sejumlah anak-anak yang sedang bermain di sekitar lokasi itu nampak leluasa naik di atas tumpukan sampah tanpa takut ambles.

Lokasi titik tumpukan sampah itu tak jauh dari permukiman warga di Perumahan Satria Jaya Permai.

Ketua RW 12 Desa Satria Jaya Tambun Utara, Ruslan mengatakan tumpukan sampah itu muncul ketika hujan turun deras pada Minggu (27/10/2019) lalu.

Sampah itu merupakan sampah kiriman dari hulu Kali Jambe tersebut.

"Ini bukan sampah warga kami, ini sampah kiriman. Terbawa saat hujan turun, nah mampet ketahan di sini," jelas dia.

Satu Bulan Jalan Diblokir, Warga Bambu Apus Kesulitan Beraktivitas

Ruslan memperkirakan panjang tumpukan sampah itu mencapai 200 meter. Kejadian tumpukan sampah baru pertama kali terjadi.

Sebelumnya tumpukan sampah di Kali Jambe ini kerap terjadi, akan tetapi berada di titik lain.

"Kalau di wilayah kami ini baru kali ini, paling ada tumpukan di titik lain. Biasa kalau tumpukan sampah ini muncul kalau habis hujan atau musim kemarau," kata dia.

Keberadaan tumpukan sampah yang sudah dua hari itu mulai sangat dikeluhkan warga. Ruslan berharap agar pemerintah setempat segera melakukan pembersihan tumpukan sampah tersebut.

"Semoga segera diangkut, ini cukup padat dan banyak sampah. Engga bisa diangkut manual, harus pakai alat berat," paparnya.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved