Berita Internasional
Presiden AS Donald Trump Segera Beri Keterangan Resmi
Presiden AS Donald Trump dikabarkan akan memberi keterangan terkait kabar tewasnya pemimpin ISIS al-Baghdadi
Presiden AS Donald Trump dikabarkan akan memberi keterangan di Gedung Putih pada hari Minggu (27/10/2019) pagi atau pukul 13.00 GMT atau sekitar pukul 20.00 WIB. Rencana ini dijelaskan juru bicara Gedung Putih Hogan Gidley, seperti dilansir www.aljazeera.com, Minggu sore.
Trump diperkirakan akan memberi pernyataan resmi terkait kabar tewasnya pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi. Sebelumnya, Trump mencuitkan kalimat pendek di Twitter. "Sesuatu yang sangat besar baru saja terjadi!" tulisnya.
Dilaporkan oleh Daily Mirror dan AFP, Abu Bakar al-Baghdadi diduga meledakkan rompi bom bunuh diri setelah tahu peluangnya untuk kabur sangat kecil.
• VIDEO : Korban Tenggelam di Baduy Dimakamkan Menyatu dengan Ayahnya
• Ekonomi Dunia Melemah, Ini Penjelasan BEI dan OJK soal Proyeksi Pertumbunan Pasar Modal Tahun Depan
Sebelumnya, salah satu pejabat AS mengatakan kepada The Associated Press bahwa pemimpin ISIS menjadi sasaran operasi militer di provinsi Idlib, Suriah. Pejabat AS lainnya menyatakan kepada kantor berita Reuters bahwa operasi itu memang dilakukan tetapi dia tidak menjelaskan secara rinci pelaksanaan operasi dan tidak mengatakan apakah operasi itu berhasil.
Newsweek, mengutip seorang pejabat Angkatan Darat AS yang memberi pengarahan tentang hasil operasi, mengatakan al-Baghdadi terbunuh dalam serangan itu.
Natasha Ghoneim dari Al Jazeera yang melaporkan dari Baghdad mengatakan, banyak akan lega jika al-Baghdadi benar-benar tewas.
• Punya Gagasan Kelola Bank Sampah, Petugas PPSU Duri Pulo Gagal Ketemu Anies
• Siswi SMA Ditemukan dalam Kondisi Kelaparan, Ternyata Dianiaya Pacar, Dikiranya Sudah Mati
"Para analis mengatakan kematian akan memiliki dampak yang signifikan pada kelompok tersebut. Ini mungkin akan melemahkan kelompok dan setidaknya untuk periode waktu yang singkat, sampai pemimpin pengganti diumumkan, mereka mungkin mengalami disorientasi," katanya.
Sedangkan CNN melaporkan, pejabat senior pertahanan AS dan beberapa sumber terpercaya menyatakan, konfirmasi akhir atas jasah yang diduga al-Baghdadi akan menunggu hasil tes DNA dan biometrik. Pejabat pertahanan tersebut juga mengatakan, CIA berperan dalam menemkuan persembunyian pemimpin ISIS tersebut.
Seperti diketahui, Baghdadi telah bersembunyi selama lima tahun terakhir. Pada bulan April, sebuah video diterbitkan oleh sayap media ISIS al-Furqon menunjukkan seorang pria yang mengaku sebagai Baghdadi. Itu adalah kali pertama Baghdadi terlihat sejak Juli 2014, ketika ia berbicara di masjid di Mosul.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20151109pimpinan-isis-masuk-deretan-tokoh-paling-berpengaruh-di-dunia_20151109_213553.jpg)