Sabtu, 11 April 2026

Duh, Greysia/Apriyani Disuruh Matikan Medsos dan Bertemu Psikolog

Pelatih Kepala Ganda Putri Indonesia, Eng Hian, akan memberikan program baru kepada Greysia/Apriyani.

PBSI
Greysia Polii/Apriyani Rahayu 

Perjalanan pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu di turnamen Prancis Terbuka (French Open )2019, harus terhenti pada babak kedua.

 Greysia Polii/Apriyani Rahayu, sebagaimana dilansir BolaSport, terjegal pasangan Liu Xuan Xuan/Xia Yu Ting (Tiongkok) dalam dua gim langsung, 19-21, 12-21 di Stade Pierre de Coubertin, Paris, Prancis, Kamis (24/10/2019).

Hasil ini tak bisa menyamai pencapaian mereka pada turnamen yang berlangsung di Paris Coubertin Stadium ini, tahun lalu.

Hasil mengecewakan ini membuat  Pelatih Kepala Ganda Putri Indonesia, Eng Hian, akan memberikan program baru kepada Greysia/Apriyani. Salah satunya mereka harus mengurangi aktivitas di media sosial.

Pada French Open 2018, Greysia/Apriyani finis sebagai semifinalis. setelah kalah dari Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara (Jepang).

"Secara harapan hasil memang jauh, tetapi yang lebih saya tekankan adalah secara penampilan mereka. Performa mereka jauh dari kemampuan yang sebenarnya. Dari evaluasi mereka sendiri, mereka merasa ada beban untuk mempertahankan ranking, menyamai hasil tahun lalu," kata pelatih kepala ganda putri Indonesia, Eng Hian.

"Dari performa yang mereka tunjukkan memang benar, mereka main tidak seperti normal biasanya. Tegang semua, pergerakan kaku semua. Secara teknik memang mereka tidak keluar," ucap Eng Hian yang dilansir Badminton indonesia.

Media sosial

 Menurunnya penampilan Greysia/Apriyani, dikatakan Eng Hian, terkait juga dengan aktivitas mereka di media sosial.

Untuk itu, Eng Hian pun kini akan meminta Greysia/Apriyani untuk menutup semua akun media sosial mereka.

"Perlu saya garis bawahi, siapa yang memberikan mereka beban. Saya secara khusus tidak pernah menargetkan harus juara ini dan itu. Dari binpres juga enggak ada statement langsung. Di media-media pun saya rasa tidak ada yang memberitakan kalau Greysia/Apriyani harus juara. Siapa yang membebankan? Ya diri mereka sendiri. Itu yang membuat beban," ucap Eng Hian.

"Menurut saya kehidupan social media mereka sudah tidak sehat. Jadi setelah ini mereka akan saya minta off semua social media. Tidak ada membaca informasi dari social media. Kalau mau baca berita, dari media yang sebenarnya. Untuk Apriyani terutama, saya nilai belum siap," kata Eng Hian lagi

Grafik penampilan Greysia/Apriyani dinilai terus menurun akhir-akhir ini. Mereka mencapai semifinal pada Kejuaraan Dunia 2019 dan Chinese Taipei Open 2019.

Pada China Open 2019 mereka kalah pada babak perempat final. Pada Korea Open hingga French Open ini, Greysia/Apriyani terhenti pada babak kedua.

"Dari dua turnamen terakhir, Denmark Open dan French Open, mereka secara total tidak bisa dievaluasi dari segi teknis. Di Denmark mereka main tidak bisa lepas, main tidak pada kemampuan mereka. Di sini lebih parah lagi, terutama Apriyani, main seperti orang baru belajar," ucap Eng Hian.

Eng Hian bersama Apriyani Rahayu dan Greysia Polii
Eng Hian bersama Apriyani Rahayu dan Greysia Polii (Kompas.com)
Sumber: BolaSport.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved