Lingkungan Hidup

Marullah Matali Ungkap Pemasangan Spanduk Tidak Berizin Membahayakan Aktivis yang Memasang Spanduk

Dia menyayangkan hal tersebut karena tempat pemasangan yang tidak berizin serta membahayakan para aktivis yang memasang spanduk

Warta Kota/Rizki Amana
Wali Kota Jakarta Selatan, Marullah Matali memberikan sambutan, saat hadir di penutupan Perlombaan MTQ Tingkat Kota Administrasi Jakarta Selatan. 

Sekelompok aktivis lingkungan Greenpeace Indonesia membentangkan spanduk tepat di bawah Patung Dirgantara, Pancoran, Jakarta Selatan pada, Rabu (23/10/2019) pagi.

Spanduk yang terapasang dari dua sisi Pantung Dirgantara itu bertuliskan 'Lawan Perusak Hutan #ReformasiDikorupsi' dan 'Orang Baik Pilih Energi Baik' menjadi sorotan pengguna lalu lintas di kawasan tersebut.

Wali Kota Jakarta Selatan, Marullah Matali angkat bicara terkait adanya fenomena di pagi hari Jakarta itu.

Dua Pebasket Cantik Ini Memberikan Komentarnya Terkait Zainudin Amali yang Terpilih sebagai Menpora

Wali Kota Jakarta Selatan, Marullah Matali memberikan sambutan, saat hadir di penutupan Perlombaan MTQ Tingkat Kota Administrasi Jakarta Selatan.

Ia mengatakan, bahwa hal tersebut baik dilakukan sebagai pengingat bagi masyarakat luas tentang pentingnya hutan dalam kehidupan dunia.

Namun, Ia menyayangkan hal tersebut karena tempat pemasangan yang tidak berizin serta membahayakan para aktivis yang memasang spanduk di temapt ketinggian.

"Bagus, itu mengingatkan semua orang, kenyataan gitu ya. Tapi ada di tempat itu dan tidak berizin," ucap Marullah kepada Wartakotalive.com saat ditemui di kawasan, Cilandak, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (23/10/2019).

Bangkit Dari Kegalauan, Nadya Fatira Menyisipkan Semangat Dalam Lagu Berjudul Dia

Adapun Marullah mengatakan, setelah mengetahui informasi tersebut pihaknya tidak mengambil langkah-langkah pencegahan dengan sikap represif.

Para aktivis tersebut hanya diserahkan kepada kepolisian setempat untuk dimintai keterangan terkait pemasangan spanduk yang menjadi sorot mata para pengendara yang melintas.

"Kita tidak mengambil langkah-langkah represif. Kita mengambil langkah penyelamatan saja yang tadi misalnya di Tugu Pancoran kita menggunakan teman-teman Damkar (Pemadam Kebakaran) untuk turunkan mereka," jelasnya. (Rizki Amana)

Rina Nose Lepas Status Janda Menikah dengan Josscy di Belanda

Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved