Selasa, 28 April 2026

Kabinet Jokowi

Kabinet Indonesia Maju Dilantik, IHSG Anjlok dan Nilai Tukar Rupiah Melemah

IHSG terus melanjutkan pelemahan pasca Presiden Joko Widodo resmi melantik Kabinet Indonesia Maju, dan nilai tukar rupiah ikut melemah.

tribunnews.com/Irwan Rismawan
Susunan anggota kabinet Indonesia Maju yang diumumkan Presiden Joko Widodo di tangga Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10/2019). 

WARTA KOTA, PALMERAH--- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus melanjutkan pelemahan pasca Presiden Joko Widodo resmi melantik Kabinet Indonesia Maju.

Rabu (23/10/2019) pukul 10.42 WIB IHSG turun 23,24 poin atau 0,37 persen ke 6.201,37.

Sebanyak 142 saham naik, 2014 saham turun, dan 143 saham tak bergerak.

Hanya tiga sektor yang selama ke zona hijau, sedangkan tujuh sektor lainnya masuk zona merah.

Sektor-sektor saham dengan pelemahan terdalam adalah sektor perdagangan yang turun 1,06 persen, sektor consumer goods turun 0,74 persen, dan sektor aneka industri turun 0,70 persen.

Sedangkan sektor-sektor saham yang naik adalah sektor pertanian yang naik 1,53 persen, sektor pertambangan naik 0,33 persen, dan sektor infrastruktur naik 0,08 persen.

Ingin Tahu Buku yang Membuat Warren Buffett Menjadi Miliarder?

Total volume perdagangan saham di bursa hingga siang ini mencapai 7,10 miliar saham dengan total nilai Rp 3,02 triliun.

Investor asing mencatatkan penjualan bersih Rp 169,96 miliar di seluruh pasar.

Sementar itu, bilai tukar rupiah menghentikan penguatan empat hari berturut-turut.

Mengutip Bloomberg pukul 10.15 WIB yang dilansir Kontan, rupiah pasar spot ke Rp 14.060 per dolar AS atau melemah 0,14 persen.

Padahal, rupiah dibuka menguat ke Rp 14.035 jelang pengumuman kabinet.

Sedangkan, rupiah pada Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) ke Rp 14.051 per dolar AS atau menguat tipis 0,05 persen dari sesi sebelumnya.

Suhu Jakarta Panas, Berikut 5 Kedai Es Legendaris di Jakarta Pusat

Sebelumnya, para analis melihat pasar merespons positif nama-nama yang akan menempati kursi Kabinet Indonesia Maju.

Posisi rupiah semakin kuat setelah Sri Mulyani Indrawati dikonfimasi kembali menjabat sebagai menteri keuangan.

"Perkembangan ini membuat pasar mendapat kepastian bahwa pengelolaan fiskal tetap terjaga di tengah ketidakpastian global," kata Ekonom Bank Permata Josua Pardede.

Sumber: Kontan
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved